Deisi Natalia Rukban
Universitas Negeri Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN TARI KREASI MOPOTIRLO DI KELAS IX B MTS NEGERI 1 BOLAANG MONGONDOW SELATAN Deisi Natalia Rukban; Rahmawati Ohi; Mimy Astuty Pulukadang; Nurlia Djafar; Riana Diah Sitaresmi
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i2.12416

Abstract

Dance learning requires instructional models that actively engage students in the learning process to develop knowledge, skills, and appreciation of local culture. Preliminary observations at MTs Negeri 1 Bolaang Mongondow Selatan indicated that student participation in Mopotirlo Creative Dance learning was still limited because instruction tended to be teacher-centered. This study aimed to describe the implementation of the Project Based Learning (PjBL) model in Mopotirlo Creative Dance learning, examine students’ learning outcomes, and identify supporting factors and challenges encountered during the learning process. The study employed a descriptive quantitative method supported by qualitative data. The participants were 15 students of Class IX B at MTs Negeri 1 Bolaang Mongondow Selatan. Data were collected through observations, interviews, documentation, knowledge tests, and dance performance assessments. Quantitative data were analyzed using descriptive statistics, while qualitative data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings revealed that PjBL was implemented through six stages: essential questioning, project planning, scheduling, project monitoring, product testing, and evaluation of learning experiences. The students achieved an average score of 79.58, with a learning mastery rate of 80%. Supporting factors included students’ enthusiasm, group collaboration, and teacher guidance, while the main challenges involved memorizing dance movements, synchronizing movements with rhythm and counts, and demonstrating appropriate expressions. The study concludes that Project Based Learning effectively enhances student engagement and supports positive learning outcomes in Mopotirlo Creative Dance learning. ABSTRAK Pembelajaran seni tari memerlukan model pembelajaran yang mampu melibatkan siswa secara aktif agar pengetahuan, keterampilan, dan apresiasi budaya dapat berkembang secara optimal. Hasil observasi awal di MTs Negeri 1 Bolaang Mongondow Selatan menunjukkan bahwa keterlibatan siswa dalam pembelajaran Tari Kreasi Mopotirlo masih rendah karena proses pembelajaran cenderung berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Project Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran Tari Kreasi Mopotirlo, mendeskripsikan hasil belajar siswa, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan kendala yang muncul selama proses pembelajaran. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan dukungan data kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas 15 siswa kelas IX B MTs Negeri 1 Bolaang Mongondow Selatan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, tes pengetahuan, dan penilaian praktik tari. Analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan statistik deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Project Based Learning dilaksanakan melalui enam tahapan, yaitu essential questioning, project planning, scheduling, project monitoring, product testing, dan evaluation of learning experiences. Nilai rata-rata hasil belajar siswa mencapai 79,58 dengan persentase ketuntasan sebesar 80%. Faktor pendukung pembelajaran meliputi antusiasme siswa, kerja sama kelompok, dan pendampingan guru, sedangkan kendala yang ditemukan berupa kesulitan menghafal gerak, menyesuaikan hitungan, dan menampilkan ekspresi tari. Temuan penelitian menunjukkan bahwa model Project Based Learning mampu meningkatkan keterlibatan siswa dan mendukung pencapaian hasil belajar yang baik pada pembelajaran Tari Kreasi Mopotirlo.