Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan self-control berdasarkan angkatan pada mahasiswa Universitas Jambi. Self-control dipahami sebagai kemampuan mengendalikan pikiran, emosi, dorongan, dan perilaku agar selaras dengan tujuan akademik serta norma sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan desain non-eksperimental. Sampel berjumlah 120 mahasiswa aktif yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi seimbang ke dalam empat angkatan, yaitu 2022, 2023, 2024, dan 2025. Data dikumpulkan melalui skala self-control berbentuk Likert lima pilihan, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan One-Way ANOVA. Hasil deskriptif menunjukkan rata-rata self-control tertinggi terdapat pada angkatan 2022, sedangkan rata-rata terendah terdapat pada angkatan 2025. Data memenuhi asumsi normalitas dan homogenitas. Hasil uji One-Way ANOVA menunjukkan nilai F sebesar 6,842 dengan signifikansi 0,001. Temuan ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan self-control yang signifikan berdasarkan angkatan. Mahasiswa angkatan lebih lama cenderung memiliki self-control lebih tinggi karena pengalaman akademik, proses adaptasi, dan tuntutan perkuliahan yang lebih kompleks. Hasil ini menegaskan pentingnya dukungan kampus melalui pembinaan regulasi diri, konseling akademik, dan pelatihan manajemen waktu bagi mahasiswa baru secara berkelanjutan. Program pendampingan dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap angkatan mahasiswa aktif.