Sobar Darmaja
Universitas Indonesia Maju

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Terapi Komplementer Akupreasure Titik P6 Terhadap Penurunan Skala Mual Pada Ibu Hamil Primigravida Trimester I Sri Ayu; Sobar Darmaja; Wiwin Nur Fitriani
Indonesian Journal of Midwifery Scientific Vol 4 No 2 (2025): Indonesian Journal of Midwifery Scientific
Publisher : Politeknik Karya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Emesis gravidarum is a multifactorial condition influenced by hormonal changes, predisposing factors(parity, age, occupation, nutrition, psychological factors, social support, and obesity), and anxiety. Acupressure on thePericardium 6 (P6) point is a nonpharmacological therapy that can inhibit the vomiting center through the release ofbeta-endorphins.Objective: To analyze the relationship between preconception anxiety and pregnancy-related nausea and vomiting, aswell as the effect of acupressure on the Pericardium 6 (P6) point on reducing nausea scores in primigravid women intheir first trimester in Ridogalih Village in 2024.Methods: This quasi-experimental study with a non-equivalent control group design involved 30 primigravid women intheir first trimester, selected using total sampling. Data analysis utilized the Chi-Square test and the Wilcoxon Signed-Rank test.Results: There was a significant association between preconception anxiety and the incidence of nausea in both the casegroup (p=0.037) and the control group (p=0.006). The P6 acupressure intervention had a significant effect on reducingnausea scores in the case group (p=0.000), but not in the control group (p=0.564).Conclusion: P6 acupressure is effective in reducing nausea complaints in primigravida women in the first trimester andis recommended as a self-administered nonpharmacological therapy.
Faktor-Faktor yang Berkaitan dengan Pemilihan Kontrasepsi IUD Herni Nursiah; Delvira Andini; Sobar Darmaja
Indonesian Journal of Midwifery Scientific Vol 4 No 2 (2025): Indonesian Journal of Midwifery Scientific
Publisher : Politeknik Karya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemilihan Kontrasepsi Iud Oleh Pus Di Tpmb Bdn.Hj. Siti Marpuah, S.Stdi Kelurahan Cipondoh Kota Tangerang Tahun 2025. Penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang, khususnya Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR), masih rendah meskipun memiliki efektivitas tinggi dalam menurunkan angka kelahiran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang terkait dengan pemilihan kontrasepsi AKDR di kalangan Pasangan Usia Subur (PUS) di TPMB Bdn. Hj. Siti Marpuah, S.ST pada tahun 2025, dengan fokus pada pengetahuan, sikap, dan dukungan suami. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi terdiri dari semua PUS yang menjadi penerima program keluarga berencana (KB), dengan sampel 80 responden yang dipilih melalui sampling total. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 20–35 tahun (88,8%), berpendidikan SMA atau setara (37,5%), tidak bekerja (70,0%), multipara (63,8%), memilih IUD (98,8%), memiliki pengetahuan yang baik (95,0%), memiliki sikap positif (90,0%), dan mendapatkan dukungan suami (97,5%). Uji Chi-Square menunjukkan hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,003), dan dukungan suami (p=0,000) dengan pemilihan kontrasepsi IUD. Kesimpulannya, pengetahuan, sikap, dan dukungan suami secara signifikan terkait dengan pemilihan kontrasepsi IUD di kalangan PUS. Disarankan agar tenaga kesehatan meningkatkan pendidikan dan melibatkan suami dalam konseling perencanaan keluarga untuk meningkatkan minat pada kontrasepsi jangka panjang.
Pulih Bersama Tumbuh Bersama: FGD Literasi Kesehatan Mental pada Ibu Rumah Tangga di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tapos Sobar Darmaja; Neneng Mukaffa Opier; Reza Anggun Putri Ambarwati; Adinda Riska Romadloniyah Putri; Putri Azzahra Azzahra; Erlya Zahra; Surlina Gulo; Suminingsih Suminingsih
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol. 8 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v8i2.1116

Abstract

Mental health issues are critical concerns that significantly affect the quality of life of individuals and families. A preliminary study revealed low levels of mental health literacy among housewives in the working area of UPTD Puskesmas Tapos. This Community Field Practice II aimed to enhance mental health literacy among housewives through the Focus Group Discussion (FGD) method. The intervention was conducted on August 28, 2025, involving 15 participants aged 25–45 years. The media used included “Pohon Laras,” educational flipcharts, and the journaling book Ruang Pulih & Refleksi. Evaluation through pre test and post-test showed an increase in the average score from 7.8 to 9.2. A total of 93.3% of participants demonstrated improved understanding, with an average increase of 19.58%. These results indicate that participatory and educational approaches are effective in improving mental health literacy, reducing stigma, and encouraging housewives to practice simple self-care strategies at home.