Aryo Waskito Fachturachman
Universitas Singaperbangsa Karawang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS POLA KOMUNIKASI ANTARPRIBADI REMAJA PADA KELUARGA BROKEN HOME DI KABUPATEN KARAWANG Aryo Waskito Fachturachman; Tri Susanto; Nurkinan Nurkinan
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v9i1.4016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi antarpribadi remaja pada keluarga broken home di Kabupaten Karawang, faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasi antarpribadi, serta hambatan komunikasi yang dialami remaja dalam lingkungan keluarga maupun lingkungan sosial. Fenomena broken home yang disebabkan oleh perceraian, konflik keluarga berkepanjangan, dan kurangnya perhatian emosional orang tua mempengaruhi hubungan komunikasi interpersonal remaja dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling dengan tiga informan utama yang merupakan remaja dari keluarga broken home di Kabupaten Karawang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi antarpribadi remaja pada keluarga broken home mengalami perubahan dalam aspek keterbukaan komunikasi, hubungan emosional, intensitas komunikasi, serta kenyamanan dalam berinteraksi dengan keluarga. Remaja cenderung menjadi lebih tertutup, memendam masalah pribadi, dan lebih nyaman mencari dukungan emosional kepada teman sebaya dibanding keluarga. Faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasi antarpribadi meliputi perceraian orang tua, konflik keluarga, kurangnya perhatian emosional, kondisi psikologis remaja, serta lingkungan sosial. Hambatan komunikasi yang ditemukan berupa rendahnya keterbukaan komunikasi, rasa canggung dalam keluarga, kurangnya dukungan emosional, dan ketidaknyamanan dalam berkomunikasi dengan orang tua.Kata kunci: komunikasi antarpribadi, remaja, broken home, pola komunikasi