Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Manajemen Risiko pada UMKM DND Fashion Mario Maulana Wardhana; Muhammad Alfin Alfarizi; Muhammad Shoffan Anbiya; Nisa Febrianti; Almaira Sarah Junjunan5
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/wmcafw29

Abstract

This study aims to analyze the risk management practices implemented by DND Fashion, a Micro, Small, and Medium Enterprise (MSME) that specializes in custom clothing production. With the increasing competition and rapid shifts in fashion trends, MSMEs need to identify and mitigate risks to ensure sustainable business operations. This research uses a qualitative descriptive approach supported by SWOT analysis and risk identification derived from operational data. The findings reveal that DND Fashion faces market risks, operational risks, and human resource risks. Recommended strategies include product innovation, digital marketing optimization, equipment maintenance, and skill enhancement for workers. This study provides practical recommendations to strengthen risk management in MSME fashion businesses.  
Pengaruh Adopsi Artificial Intelligence, Kualitas Analisis SWOT, dan Strategi Diferensiasi Terhadap Market Positioning pada Koffie Kawan Bandung: Studi Kasus Koffie Kawan Bandung Muhammad Alfin Alfarizi; Mario Maulana Wardhana; Siska Ameli; Mega Sakova
Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi Vol. 2 No. 3 (2026): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/fwt8kp36

Abstract

This study examines the direct effects of Artificial Intelligence (AI) Adoption, SWOT Analysis Quality, and Differentiation Strategy on the Market Positioning of Koffie Kawan Bandung. The three constructs were specified as parallel independent variables with direct paths to Y. An explanatory quantitative design was employed using survey data from 43 customers selected through purposive sampling. The instrument consisted of 32 Likert-scale items. All constructs were reliable, with Cronbach's Alpha values ranging from 0.847 to 0.860. The main multiple-regression model produced R = 0.910, R² = 0.827, and adjusted R² = 0.814, and was statistically significant (F = 62.330; p < 0.001). Partially, AI Adoption had a positive and significant effect (B = 0.319; β = 0.310; p = 0.003), SWOT Analysis Quality had a positive but non-significant effect (B = 0.111; β = 0.109; p = 0.428), and Differentiation Strategy had the strongest positive and significant effect (B = 0.559; β = 0.576; p < 0.001). The three paired simultaneous models were also significant: X1 + X2 (F = 54.871; R² = 0.733), X1 + X3 (F = 94.014; R² = 0.825), and X2 + X3 (F = 71.693; R² = 0.782), all with p < 0.001. The findings indicate that differentiation is the most immediate driver of market position, while AI strengthens positioning when translated into relevant marketing decisions and customer value.
Optimalisasi Ekonomi Lokal dan Akses Layanan Kesehatan Digital melalui Pemberdayaan Masyarakat di Desa Legok Kaler Shafira Nursyamsiah Khamila; Muhammad Rizki; Feris Dzaky Ridwan Nafis; Muhammad Habib Mauludin; Muhammad Ghazy Al Jamil; Raisya Nurul Rahmi; Anjar Ryamizard; Karimah Deniya k Salim; Rifani Hapsari; Arga Faza Antora; Mario Maulana Wardhana
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 2 (2026): September
Publisher : CV Litera Inti Aksara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61813/jlppm.v5i2.329

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dapat menjadi sarana penerapan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam membantu menyelesaikan permasalahan di masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Legok Kaler, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang, difokuskan pada pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung potensi ekonomi lokal dan akses layanan kesehatan. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan pemberdayaan partisipatif dengan tahapan observasi, wawancara, sosialisasi, praktik, dan pendampingan. Program digitalisasi UMKM dilaksanakan kepada lima pelaku usaha melalui pendampingan pembuatan logo, foto produk, katalog, konten promosi, banner, stiker, serta pemanfaatan Google Maps, QRIS, dan TikTok Seller sesuai kebutuhan masing-masing usaha. Sementara itu, pendampingan Mobile JKN dilaksanakan kepada 19 masyarakat melalui sosialisasi dan praktik langsung penggunaan aplikasi, meliputi registrasi, aktivasi, login, serta pengenalan beberapa fitur layanan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh UMKM memperoleh media pendukung digital sesuai kebutuhan dan 19 peserta berhasil melakukan registrasi serta memahami tahapan dasar penggunaan Mobile JKN. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis kebutuhan masyarakat dapat mendukung pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan ekonomi lokal dan akses layanan kesehatan.