Social media has evolved into an interactive space that enables people to express their attitudes and perspectives toward public figures through various forms of language use. This phenomenon is evident in the comment section of Kang Dedi Mulyadi's TikTok account, where users frequently express different forms of supportive discourse. This study aims to describe the forms of support expressed by netizens in the comment section of Kang Dedi Mulyadi's TikTok account from a sociolinguistic perspective. The study employed a qualitative approach using a descriptive method. The data source consisted of comments posted on the official TikTok account of Kang Dedi Mulyadi (@dedimulyadiofficial), while the research data comprised linguistic units in the form of words, phrases, clauses, and sentences containing expressions of support. Data were collected through documentation, observation, and note-taking techniques and were analyzed using the interactive analysis model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. Data trustworthiness was ensured through prolonged observation and theoretical triangulation. The findings revealed six forms of support identified from 100 comments: appreciation (42%), prayers (18%), agreement (16%), expectations (10%), motivation (7%), and solidarity (7%). Appreciation emerged as the most dominant form of support, whereas motivation and solidarity were the least frequent. These findings indicate that language used in TikTok comment sections functions not only as a medium for responding to content but also as a means of expressing social evaluation, religious values, collective expectations, moral encouragement, and social solidarity toward public figures. Therefore, this study reinforces the view that language practices on social media constitute a sociolinguistic phenomenon reflecting the interrelationship between language, society, and communication dynamics within the digital public sphere. ABSTRAK Media sosial telah berkembang menjadi ruang interaksi yang memungkinkan masyarakat mengekspresikan sikap dan pandangannya terhadap tokoh publik melalui berbagai bentuk penggunaan bahasa. Fenomena tersebut tampak pada kolom komentar akun TikTok Kang Dedi Mulyadi yang memuat beragam tuturan dukungan dari netizen. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk dukungan yang diungkapkan netizen dalam kolom komentar akun TikTok Kang Dedi Mulyadi berdasarkan perspektif sosiolinguistik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data penelitian berupa komentar netizen pada akun TikTok resmi Kang Dedi Mulyadi (@dedimulyadiofficial), sedangkan data penelitian berupa satuan lingual berbentuk kata, frasa, klausa, dan kalimat yang mengandung unsur dukungan. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, simak, dan catat, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Keabsahan data dilakukan melalui peningkatan ketekunan pengamatan dan triangulasi teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 100 data komentar ditemukan enam bentuk dukungan, yaitu apresiasi sebanyak 42 data (42%), doa 18 data (18%), persetujuan 16 data (16%), harapan 10 data (10%), motivasi 7 data (7%), dan solidaritas 7 data (7%). Bentuk dukungan yang paling dominan adalah apresiasi, sedangkan motivasi dan solidaritas merupakan kategori yang paling sedikit ditemukan. Temuan ini menunjukkan bahwa bahasa dalam kolom komentar TikTok tidak hanya digunakan sebagai sarana menyampaikan tanggapan terhadap konten, tetapi juga berfungsi merepresentasikan penilaian sosial, nilai religius, harapan kolektif, penguatan moral, serta solidaritas masyarakat terhadap tokoh publik. Dengan demikian, penelitian ini mempertegas bahwa praktik berbahasa di media sosial merupakan bagian dari fenomena sosiolinguistik yang mencerminkan hubungan antara bahasa, masyarakat, dan dinamika komunikasi pada ruang publik digital.