Yudesman Yudesman
Institut Agama Islam Negeri Kerinci, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Illusion of Perfect Ownership: Evaluating Digital Gold via Maqāṣid al-Sharīʿah Ratih Farhani Avisya; Yasni Efyanti; Yudesman Yudesman
Al-Qisthu Vol 23 No 2 (2025): Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Hukum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32694/qst.v23i2.5923

Abstract

The expansion of digital financial technologies has shifted gold ownership from physical possession into electronically recorded claims, challenging classical Islamic legal concepts of ownership (al-milk) and possession (qabḍ). This study aims to evaluate the substantive quality of digital gold ownership through the lens of maqāṣid al-sharīʿah, focusing specifically on the protection of wealth (ḥifẓ al-māl). Employing a qualitative, normative-doctrinal, and analytical design, this research examines contemporary Indonesian regulatory frameworks, Shariah fatwas, and the structural-operational features of Bank Syariah Indonesia (BSI) as a typified case illustration. The findings reveal that digital gold structures in Islamic banking represent an access-based ownership model where the material existence of the asset is fulfilled, yet individual traceability and effective control remain institutionally constrained. Consequently, digital gold ownership is characterized as partial—robust as an abstract economic value representation but fragile at the physical underlying asset level, thereby challenging the realization of milk tāmm (complete ownership). This study offers a novel theoretical framework by shifting the Shariah assessment of digital financial innovations from mere formal-contractual compliance to the substantive density of access-based ownership designs in practice.
Implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum Provinsi Jambi Samsul Bahry Harahap; Yudesman Yudesman; Muhammad Munawir Pohan; Wawan Novianto
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 3 November 2025
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i3.3266

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Perguruan Tinggi Umum (PTU) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, kesadaran beragama, dan sikap moderasi mahasiswa di tengah dinamika globalisasi, digitalisasi, dan pluralitas sosial. Namun, implementasi PAI di PTU masih menghadapi berbagai tantangan, terutama keterbatasan alokasi kurikulum, dominasi pendekatan kognitif, serta belum optimalnya integrasi nilai keislaman dengan konteks keilmuan dan realitas sosial mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran PAI di Perguruan Tinggi Umum di Provinsi Jambi dengan fokus pada aspek kurikulum, strategi dan metode pembelajaran, program pendukung, internalisasi nilai moderasi beragama, serta evaluasi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas dosen PAI, pengelola akademik, dan mahasiswa yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran PAI di PTU Provinsi Jambi secara umum telah sesuai dengan kerangka regulasi nasional, namun masih menghadapi kendala struktural berupa keterbatasan SKS dan paradigma dikotomis ilmu. Di sisi lain, dosen PAI telah melakukan inovasi pedagogis melalui metode pembelajaran aktif, kooperatif, dan reflektif, serta didukung oleh program tutorial PAI dan kebijakan internalisasi moderasi beragama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kurikulum integratif, peningkatan kompetensi pedagogik dosen, dan dukungan kelembagaan menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran PAI di PTU.
Strategi Guru dalam Mengimplementasikan Moderasi Beragama pada Pesantren Modern di Provinsi Jambi Samsul Bahry Harahap; Yudesman Yudesman; Muhammad Munawir Pohan; Wawan Novianto
ALACRITY : Journal of Education Volume 5 Nomor 3 Oktober 2025
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v5i3.997

Abstract

Moderasi beragama merupakan agenda strategis dalam pendidikan Islam kontemporer, terutama di tengah meningkatnya tantangan radikalisme, eksklusivisme, dan disrupsi digital. Pesantren modern memiliki posisi penting sebagai institusi yang mengintegrasikan tradisi keislaman dengan sistem pendidikan formal, sehingga berpotensi kuat dalam menanamkan nilai keberagamaan yang moderat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam mengimplementasikan moderasi beragama pada pesantren modern di Provinsi Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi guru keagamaan, pengasuh pesantren, pimpinan pesantren, dan santri yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi moderasi beragama dilakukan melalui strategi integrasi kurikulum, keteladanan guru dan kiai, penguatan literasi digital keagamaan, serta keterlibatan santri dalam kegiatan sosial berbasis kearifan lokal. Strategi tersebut tidak bersifat normatif semata, tetapi terinternalisasi dalam praktik pedagogik dan budaya kelembagaan pesantren. Temuan ini menegaskan bahwa guru berperan sebagai aktor kunci dalam membangun nalar keagamaan moderat santri melalui pendekatan pedagogis yang kontekstual dan transformatif. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model implementasi moderasi beragama berbasis pesantren modern yang relevan dengan konteks lokal dan tantangan global pendidikan Islam.