Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Media Picture Card Untuk Meningkatkan Kemampuan Kosakata Kata Benda (NOUN) Siswa Kelas V Basar Lolo Siahaan; Sanggam Siahaan
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): Mei
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i2.2012

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan di SD Negeri 11 Desa Harian, Kabupaten Samosir, menunjukkan bahwa penggunaan media Picture Card memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif bagi siswa kelas V dalam mempelajari kosakata Bahasa Inggris, khususnya kosakata kata benda (noun). Media yang memadukan gambar dan kosakata mampu membantu siswa memahami makna kata secara lebih konkret sehingga proses belajar menjadi lebih mudah dan menyenangkan.Berdasarkan hasil observasi selama kegiatan berlangsung, penggunaan Picture Card tidak hanya mendukung peningkatan penguasaan kosakata noun, tetapi juga mendorong perubahan positif dalam perilaku belajar siswa. Siswa terlihat lebih aktif mengikuti pembelajaran, lebih berani mengemukakan jawaban, serta menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi ketika mengikuti berbagai aktivitas yang menggunakan media tersebut. Interaksi antara siswa dengan guru maupun antarsiswa juga menjadi lebih baik karena pembelajaran berlangsung secara komunikatif dan melibatkan kerja sama dalam kelompok.Selain memberikan manfaat bagi siswa, kegiatan ini juga memberikan pengalaman baru bagi guru dalam memanfaatkan media pembelajaran yang sederhana, mudah digunakan, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar. Dengan demikian, penggunaan Picture Card dapat menjadi salah satu alternatif media pembelajaran yang mendukung terciptanya proses belajar yang aktif, kreatif, dan berpusat pada siswa.Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media Picture Card memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran kosakata Bahasa Inggris di sekolah dasar. Keberhasilan tersebut tidak hanya tercermin dari bertambahnya kosakata yang mampu dikenali siswa, tetapi juga dari perubahan sikap dan keterlibatan mereka selama proses pembelajaran berlangsung
Pendampingan dan Penyusunan Soal HOTS di SMP Muhammadyah 55 Kandangan Pamatang Bandar Rick Hunter SImanungkalit; Gayus Simarmata; Herlina H Sianipar; Renita Br Perangin Angin; Rosben Manurung; Basar Lolo Siahaan; Sanggam Siahaan
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i1.1450

Abstract

Mitra Program Kemitraan Masyarakat (PKM) adalah Guru-Guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta Muhammadiyah 55 Kandangan Pematang Bandar yang berada di Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Permasalahan yang dihadapi adalah: (1) aspek pengetahuan yaitu pihak guru belum banyak mengetahui dan mendapatkan informasi mengenai penyusunan soal-soal berbasis Higher Order Thinking Skill (HOTS), (2) aspek praktek yaitu guru yang ada di SMP Swasta Muhammadiyah 55 Kandangan Pematang Bandar belum mempunyai banyak pengalaman pelatihan keterampilan dalam menyusun soal-soal berbasis Higher Order Thinking Skill (HOTS). Solusi yang ditawarkan oleh tim pengusul pengabdian yaitu (1) memberikan pengenalan materi tentang pengetahuan yang berhubungan pengembangan soal-soal berbasis Higher Order Thinking Skill (HOTS), (2) mengadakan pelatihan pada guru-guru SMP Swasta Muhammadiyah 55 Kandangan Pematang Bandar terkait dengan cara membuat soal-soal dengan tingkatan berfikir Higher Order Thinking Skill (HOTS). Metode pelaksanaan yaitu menggunakan pendekatan partisipatoris dengan melibatkan guru-guru yang ada pada sekolah mitra. Pendekatan yang dilakukan berupa observasi, diskusi, dan tanya jawab dengan kolompok mitra, merumuskan masalah dan memberikan solusi dari permasalahan. Hasil yang dicapai kegiatan ini yaitu (1) guru memperoleh pengetahuan baru mengenai pembelajaran abad 21, (2) guru mampu membendakan antara soal dengan berbagai kualifikasi yaitu LOTS, Middle HOTS, dan HOTS, (3) guru mampu membuat soal dengan berbagai tingkatan berdasarkan kriteria soal. Target capaian jenis luaran yang diharapkan yaitu adanya (1) publikasi ilmiah di jurnal/prosiding, (2) publikasi di media masa (cetak/elektronik), (3) peningkatan pengetahuan