Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SEKOLAH DASAR Sigit Arvianto; Nurhayati Nurhayati; Handoko Aji Wardana
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 5 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i5.%p

Abstract

Pada Kurikulum Merdeka saat ini khususnya pada jenjang SD harus menyajikan model pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik. Namun, realitanya pembelajaran di SD saat ini permasalahan yang umum terjadi yaitu antara lain rendahnya partisipasi aktif peserta didik, pembelajaran berbasis konvensional,  kurangnya kegiatan yang membuat peserta didik berpikir kreatif. Hal ini juga terjadi di SD Muhammadiyah Brebes dimana berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru kelas dan peserta didik diperoleh ketika proses pembelajaran peserta didik banyak mengalami kesulitan, seperti kurangnya motivasi, bosan, tidak mengerti, kurang aktif, serta berpikir kreatif dalam memecahkan sebuah masalah. Salah satu model yang model yang dapat mendukung kemampuan berpikir kreatif yaitu Problem Based Learning (PBL). Model ini efektif dalam meningkatkan prestasi belajar dan membuat peserta didik lebih termotivasi, berpikir lebih kreatif, untuk mencapai hasil belajar. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menghasilkan bahwa pembelajaran menggunakan model PBL dapat meningkatkan hasil belajar yang lebih baik. Selain itu pembelajaran PBL dapat meningkatkan beripikir kreatif peserta didik. Penerapan PBL ini dapat meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik melalui kegiatan pemecahan masalah yang berangkat dari permasalahan nyata di lingkungan sekitar. Peserta didik menjadi lebih antusias mengamati, berdiskusi, mencari informasi, berpikir kreatif dalam memecahkan masalah.
SIKAP KAMANDIRIAN BELAJAR SISWA DI SEKOLAH DASAR Handoko Aji Wardana; Sigit Arvianto; Nurhayati Nurhayati
Elementary School and Education Journal Vol. 2 No. 1 (2026): ESEJ- ELEMENTARY SCHOOL AND EDUCATION JOURNAL
Publisher : Elementary School and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze students’ learning independence attitudes in elementary school. The research employed a quantitative descriptive approach and was conducted at SD Negeri Pengabean 02, Brebes Regency. The research subjects consisted of 21 fifth-grade students in the odd semester of the 2024/2025 academic year. Data were collected using a learning independence questionnaire based on a Likert scale. Data analysis was carried out using IBM SPSS Statistics version 25, which included item validity testing, reliability testing, and descriptive analysis. The results of the validity test showed that all 10 questionnaire items were valid, while the reliability test yielded a coefficient value of 0.803, which exceeded the minimum alpha value (α = 0.50), indicating that the instrument was reliable. The descriptive analysis results revealed that students’ learning independence, measured through the indicators of initiative, self-confidence, and responsibility, achieved an average score of 3.13, categorized as “Good.” Therefore, the learning independence instrument is appropriate for use in the learning process to support and enhance students’ learning motivation.
TINJAUAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS DI SEKOLAH DASAR Sigit Arvianto; Nurhayati
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.9539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis implementasi model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar. Kajian dilakukan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menelusuri artikel ilmiah dari berbagai basis data seperti Google Scholar dan Semantic Scholar yang dipublikasikan pada rentang tahun 2020–2025. Proses seleksi literatur dilakukanmelalui tahapan identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi berdasarkan kriteria tertentu, sehingga diperolehsebelas artikel penelitian yang relevan dengan topik kajian. Analisis terhadap artikel-artikel tersebut menunjukkan bahwa implementasi model PBL dalam pembelajaran IPAS secara konsisten memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik sekolah dasar. Peningkatan tersebut terlihat dari kenaikan nilai rata-rata hasil belajar, persentase ketuntasan belajar, serta perbandingan skor pretest dan posttest pada berbagai penelitian. Selain meningkatkan aspek kognitif, penerapan PBL juga mampu mendorong aktivitas belajar, motivasi, serta keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah peserta didik melalui proses investigasi dan diskusi kelompok yang berbasis pada permasalahan kontekstual. Keberhasilan implementasi PBL dipengaruhi oleh beberapa faktor pendukung, antara lain kemampuan guru dalam merancang masalah autentik yang relevan dengan kehidupan peserta didik, penggunaan media pembelajaran yang menarik, serta terciptanya kerja sama kelompok yang efektif. Berdasarkan sintesis literaturyang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa model PBL merupakan pendekatan pembelajaran yang efektif dan relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS di sekolah dasar serta mendukung pengembangan kompetensi abad ke-21 pada peserta didik.