Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Artificial Intelligence-Based Learning Assistance for the Subject of Faith and Morals in Islamic Boarding School-Based Madrasas Rofiatul Hosna; Khoirotul Idawati; Hanifudin; Ali Mahsun; Erika Mei Budiarti; Iva Inayatul Ilahiyah
Communautaire: Journal of Community Service Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Al-Qalam Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/communautaire.v4i2.1224

Abstract

The digital era has brought many significant changes in various aspects of life, including education. Islamic education in Madrasah is required to be more creative, adaptive and responsive, especially in the subject of Moral Faith.  Low digital literacy of teachers and limited infrastructure are obstacles to innovation in the modern era. Therefore, the purpose of this service is to implement artificial intelligence in the form of Canva and Quizizz in learning Akidah Akhlak in order to strengthen the character of students in the Tebuireng Jombang Islamic Boarding School, namely MTs Salafiyah Syafi'iyah and MA Salafiyah Syafi'iyah. The service method used is Participatory Action Research (PAR) which actively involves teachers and students in each stage, starting from problem identification to evaluation. The results of the service showed that the teachers participated in the training well and were filled with high enthusiasm. Using artificial intelligence-based learning media in the form of Canva and Quizizz can increase knowledge, increase creativity, improve skills, make it easier for teachers to deliver material, make it easier for teachers to evaluate learning outcomes through automatic assessment, and improve the quality of madrasah education. The targeted outputs from the results of this service are journals and books.
Internalisasi Akidah Aswaja Berbasis Nasyid di Pondok Pesantren Moh. Syamsu Zamani; Moehamad Zarkasih Nuriman; M. Ma'arif; Rofiatul Hosna; Khoirotul Idawati; Hanifudin
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.7865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses internalisasi akidah Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) melalui media nasyid di Pondok Pesantren Baitul Iman Kediri serta mengkaji peran media tersebut dalam membentuk karakter religius santri di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa era digital menghadirkan tantangan berupa penyebaran paham keagamaan radikal dan intoleran yang dapat memengaruhi pemahaman akidah generasi muda. Dalam menghadapi kondisi tersebut, Pondok Pesantren Baitul Iman Kediri memanfaatkan media nasyid sebagai sarana internalisasi akidah Aswaja yang efektif. Proses internalisasi berlangsung melalui tiga tahapan, yaitu transformasi, transaksi, dan trans-internalisasi. Pada tahap transformasi, nilai-nilai akidah disampaikan melalui lirik nasyid yang sederhana dan mudah dipahami. Tahap transaksi ditandai dengan interaksi edukatif antara ustadz dan santri dalam memahami serta menghayati makna nasyid. Adapun tahap trans-internalisasi menunjukkan tertanamnya nilai-nilai akidah dalam kesadaran dan perilaku santri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media nasyid tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan dan dakwah yang efektif dalam memperkuat internalisasi akidah Aswaja, membentuk karakter religius yang moderat, serta meningkatkan ketahanan ideologis santri di tengah perkembangan era digital.