Wahyuni Sirait
Universitas Islam Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Role of Islamic Banking in Encouraging Financial Inclusion in Indonesia Wahyuni; Yesi Safitri; Wahyuni Sirait; Ismail
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol. 8 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/331pvy78

Abstract

Islamic banking has a strategic role in expanding financial inclusion in Indonesia through the application of the principles of justice, benefit, and sustainability. This research uses a qualitative method with literature studies from various current journals that discuss financial digitalization, sharia literacy, and strengthening the halal economic ecosystem. The results of the study show that Islamic banking contributes to increasing public access to financial services through micro products, digital innovation, and Islamic financial literacy programs. Synergy between regulators, industry, and social institutions is key in accelerating fair and sustainable Islamic financial inclusion. However, challenges such as low Islamic financial literacy and limited service networks still need to be overcome so that the role of Islamic banking is more optimal in supporting national economic development.
PERAN BUDAYA INDIA MUSLIM DAN MELAYU TERHADAP PERTUMBUHAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH MAKANAN HALAL DI KAMPUNG MADRAS MEDAN Wahyuni Sirait; Eli Agustami; Nurhudawi
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran budaya India Muslim dan Melayu dalam pengembangan UMKM makanan halal di Kampung Madras, Kota Medan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 12 orang yang dipilih secara purposive, terdiri dari pelaku UMKM dari latar belakang budaya India Muslim dan Melayu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya India Muslim berperan dalam menjaga keaslian produk, terutama pada cita rasa dan konsistensi prinsip kehalalan, sedangkan budaya Melayu berperan dalam kemampuan adaptasi terhadap selera pasar dan memperluas jaringan konsumen. Interaksi kedua budaya tersebut menciptakan sinergi yang memberikan nilai tambah dan meningkatkan daya saing UMKM. Selain itu, keberadaan UMKM juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan pendapatan dan penciptaan lapangan kerja. Namun, pelaku UMKM masih menghadapi kendala seperti keterbatasan modal dan persaingan usaha. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan strategi usaha berbasis budaya agar keberlanjutan UMKM tetap terjaga.Kata Kunci :Budaya India Muslim, Melayu, UMKM, Makanan Halal, Kampung Madras