Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Retorika Video TikTok Dr. AMIRA, SpOG: Edukasi Tentang Penyakit Kondiloma Akuminata Nurifah; Dewi Erowati; Ikrar Nusa Bhakti
Calathu: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 7 No. 2 (2025): Calathu: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : School of Communication Science and Media Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/calathu.v7i2.5447

Abstract

Rendahnya literasi kesehatan terkait penyakit menular seksual (PMS), seperti kondiloma akuminata, memicu stigma sosial dan minimnya kesadaran preventif, termasuk vaksinasi HPV. Penelitian ini menganalisis efektivitas retorika Dr. Amira, Sp.OG, dalam video TikTok sebagai media edukasi kesehatan, menggunakan teori Aristoteles (ethos, pathos, logos) dan lima prinsip retorika klasik (inventio, dispositio, elocutio, memoria, pronuntiatio). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis video TikTok yang relevan. Hasilnya menunjukkan bahwa Dr. Amira efektif memanfaatkan kredibilitas profesional (ethos), pendekatan emosional (pathos), dan informasi berbasis bukti (logos) untuk meningkatkan pemahaman audiens. Gaya bahasa yang sederhana dan penyampaian persuasif berhasil memengaruhi sikap penonton terhadap pentingnya pencegahan PMS melalui edukasi dan vaksinasi. Penelitian ini menegaskan potensi media sosial sebagai alat komunikasi kesehatan yang mampu meningkatkan literasi, mengurangi stigma, dan mendorong tindakan preventif berbasis bukti.
Analisis Semantik Ujaran Kebencian di Kolom Komentar Instagram @Ahmadsahroni88 Gardian Izzan Pancakusuma; Muhammad Key Arsha Ramadhan; Ikrar Nusa Bhakti; Fallujah Fallujah
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v4i4.7025

Abstract

Social media has become a space where various forms of public expression appear, including the use of language that reflects verbal aggression. This study aims to identify the forms of hate speech directed at Ahmad Sahroni in the Instagram comment section and to analyze the lexical and connotative meanings embedded in these expressions. Using a descriptive qualitative approach, the data were collected from five posts with the highest engagement, yielding 465 comments selected for analysis. The data were examined through a semantic framework to categorize hate-speech referents into nine groups and interpret the meanings based on their contextual use. The findings indicate that references related to conditions and body parts appear most frequently, followed by objects, kinship terms, professions, animals, activities, supernatural beings, and calls to action. The lexical and connotative analysis reveals that many expressions undergo a shift from their basic meanings toward evaluative meanings that reinforce verbal aggression. This study concludes that hate speech on social media functions not only as negative expression but also as a form of symbolic violence that shapes public perception of political figures.
Penguatan Struktur Sistem Pelayanan Kesejahteraan Sosial sebagai Upaya Pengentasan Kemiskinan Berkelanjutan Ernah Ernah; Fauzi Jihadul Haq; Serli Febrianti; Rifka Haula Anggraeni; Zweta Br.Simorangkir; Pruisya Tabinacahya Giasani; Ikrar Nusa Bhakti
Jurnal Abdidas Vol. 7 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v7i4.1380

Abstract

Desa Banyuresmi memiliki potensi sumber daya alam yang besar, namun masih menghadapi permasalahan kesejahteraan sosial akibat kesenjangan antara kebijakan penyaluran bantuan sosial dan implementasinya di tingkat desa serta rendahnya pemahaman masyarakat terhadap layanan kesejahteraan sosial. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas kelembagaan desa dalam pelayanan kesejahteraan sosial melalui penguatan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) berbasis Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode observasi dan pendekatan partisipatif melalui identifikasi permasalahan, rapat wilayah, diskusi dengan pemangku kepentingan, sosialisasi, dan pelatihan kepada aparatur desa serta masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman aparatur dan masyarakat mengenai fungsi dan mekanisme Puskesos SLRT sebagai pusat layanan kesejahteraan sosial. Kegiatan juga menghasilkan Surat Keputusan Pengurus Puskesos Desa Banyuresmi yang terdiri atas fasilitator, front office, dan back office sebagai dasar penguatan kelembagaan. Selain itu, pelatihan pengemasan, pemasaran, dan digitalisasi produk UMKM meningkatkan wawasan masyarakat dalam pengembangan usaha berbasis teknologi digital. Program ini memperkuat kelembagaan Puskesos sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mendukung kesejahteraan sosial dan kemandirian ekonomi desa.