Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

RESILIENSI EMOSIONAL ANAK USIA DINI MELALUI MINDFULNESS BERBASIS RUTINITAS SEKOLAH: PERSPEKTIF GURU PAUD DI KOTA SEMARANG Ira Lestary; Lucia Rini Sugiarti; Erwin Erlangga
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Peningkatan resiliensi emosional pada anak usia dini menjadi salah satu tantangan penting dalam pendidikan anak usia dini karena kemampuan ini berperan dalam membantu anak menghadapi berbagai tekanan dan perubahan lingkungan secara adaptif. Salah satu pendekatan yang dinilai efektif untuk mendukung perkembangan tersebut adalah penerapan praktik mindfulness yang terintegrasi dalam rutinitas sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman dan penerapan mindfulness berbasis rutinitas sekolah oleh guru PAUD di Kota Semarang dalam mendukung resiliensi emosional anak, serta mengkaji kontribusi dukungan sosial dan resiliensi guru terhadap keberhasilan implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan guru PAUD berpengalaman sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi kelas, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik induktif. Hasil penelitian mengidentifikasi empat tema utama, yaitu rutinitas mindfulness sebagai struktur regulatif harian, guru sebagai model ko-regulasi emosi bagi anak, dukungan sosial sebagai penopang keberlanjutan praktik guru, dan resiliensi emosional anak sebagai dampak yang dapat diamati. Temuan menunjukkan bahwa resiliensi emosional anak tidak berkembang secara spontan, melainkan dibentuk melalui ekosistem relasional yang secara sadar dibangun oleh guru melalui praktik mindfulness yang konsisten dan didukung oleh lingkungan sosial sekolah yang kondusif. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan program pelatihan mindfulness berbasis rutinitas yang terintegrasi dalam budaya sekolah PAUD guna memperkuat kesejahteraan emosional anak dan guru secara berkelanjutan. ABSTRAK Peningkatan resiliensi emosional pada anak usia dini menjadi salah satu tantangan penting dalam pendidikan anak usia dini karena kemampuan ini berperan dalam membantu anak menghadapi berbagai tekanan dan perubahan lingkungan secara adaptif. Salah satu pendekatan yang dinilai efektif untuk mendukung perkembangan tersebut adalah penerapan praktik mindfulness yang terintegrasi dalam rutinitas sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman dan penerapan mindfulness berbasis rutinitas sekolah oleh guru PAUD di Kota Semarang dalam mendukung resiliensi emosional anak, serta mengkaji kontribusi dukungan sosial dan resiliensi guru terhadap keberhasilan implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan guru PAUD berpengalaman sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi kelas, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik induktif. Hasil penelitian mengidentifikasi empat tema utama, yaitu rutinitas mindfulness sebagai struktur regulatif harian, guru sebagai model ko-regulasi emosi bagi anak, dukungan sosial sebagai penopang keberlanjutan praktik guru, dan resiliensi emosional anak sebagai dampak yang dapat diamati. Temuan menunjukkan bahwa resiliensi emosional anak tidak berkembang secara spontan, melainkan dibentuk melalui ekosistem relasional yang secara sadar dibangun oleh guru melalui praktik mindfulness yang konsisten dan didukung oleh lingkungan sosial sekolah yang kondusif. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan program pelatihan mindfulness berbasis rutinitas yang terintegrasi dalam budaya sekolah PAUD guna memperkuat kesejahteraan emosional anak dan guru secara berkelanjutan.