Setiawan Setiawan
Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Perawatan Metode Kangguru Terhadap Peningkatan Suhu Tubuh Pada Bayi BBLR Di Ruangan NICU RSIA Sitti Khadijah Gorontalo Rosna Bakari; Dewi Modjo; Harismayanti Harismayanti; Setiawan Setiawan
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.716

Abstract

Ketidakstabilan suhu terutama hipotermia merupakan salah satu masalah kritis pada bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dikarenakan bayi tidak memiliki kemampuan yang cukup untuk meregulasi suhu tubuh seperti bayi normal sehingga dibutuhkan upaya penanganan awal hipotermia yang cepat dan tepat dengan intervensi perawatan metode kangguru. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Pengaruh Perawatan Metode Kangguru Terhadap Peningkatan Suhu Tubuh Pada Bayi BBLR di Ruangan NICU RSIA Sitti Khadijah Gorontalo. Metode penelitian menggunakan kuantitaif quasi eksperimen dengan desain pre - post test design. Pengambilan sampel menggunakan non probability sampling dengan teknik total purposive sampling. Sampel dalam penelitian sejumlah 30 orang yang terbagi 15 responden kelompok intervensi dan 15 responden kelompok kontrol. Hasil penelitian dengan menggunakan uji statistik t - test (x2) menunjukkan terdapat Pengaruh Perawatan Metode Kangguru Terhadap Peningkatan Suhu Tubuh Pada Bayi BBLR di Ruangan NICU RSIA Sitti Khadijah Gorontalo dibuktikan dengan hasil p. value (0.001 < 0.05), serta tidak terdapat peningkatan suhu tubuh pada kelompok kontrol dibuktikan dengan hasil p. value (0.070 > 0.05), Saran yaitu perlunya meningkatkan evaluasi dan tindak lanjut tentang dukungan pelaksanaan perawatan metode kangguru pada ibu nifas dan bayi BBLR.
Occupational Drawing Therapy Dalam Menurunkan Gejala Halusinasi Pendengaran Pada Pasien Gangguan Jiwa Revalina Abay; Nur Uyuun I. Biahimo; Pipin Yunus; Setiawan Setiawan
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 12 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.307

Abstract

Halusinasi pendengaran merupakan kesalahan dalam mempersepsikan suara yang didengar oleh orang dengan gangguan jiwa dan memerlukan pendekatan terapi komprehensif, termasuk intervensi nonfarmakologis. Salah satu intervensi yang dapat digunakan adalah terapi menggambar okupasi . Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh terapi gambar okupasi terhadap gejala halusinasi pendengaran pasien di wilayah kerja Puskesmas Kota Tengah, Kota Gorontalo. Metode penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan desain one group pretest-posttest . Sampel berjumlah 18 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi Auditory Hallucination Rating Scale (AHRS) dan lembar observasi tanda dan gejala halusinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan terapi okupasi menggambar , 44,4% responden mengalami halusinasi sedang, 44,4% responden mengalami halusinasi berat, 11,2% responden mengalami halusinasi sangat berat. Setelah diberikan terapi okupasi menggambar , 27,8% responden mengalami halusinasi ringan, 66,7% responden mengalami halusinasi sedang, 5,6% responden mengalami halusinasi sangat berat. Uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan p-value 0,001 < a = 0,05, yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh gejala okupasi drawing Therapy terhadap pasien halusinasi pendengaran di wilayah kerja puskesmas kota tengah, kota Gorontalo. Kesimpulan penelitian ini, intervensi okupasi terapi gambar efektif dalam menurunkan gejala halusinasi pendengaran sehingga perlu dipertimbangkan untuk dijadikan salah satu intervensi nonfarmakologis yang diterapkan untuk meningkatkan kualitas perawatan penutup dan pemulihan pasien dengan gangguan halusinasi pendengaran.
Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Tanggap Darurat Bencana Banjir di Desa Yosonegoro Kecamatan Limboto Barat Afan Manjoe; Pipin Yunus; Arifin R. Umar; Setiawan Setiawan
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.920

Abstract

Bencana banjir merupakan salah satu bencana alam yang salah satunya sering terjadi di Indonesia dan dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Oleh karena itu perlu adanya Kesiapsiagaan masyarakat terkait dengan keadaan untuk mengurangi risiko, korban jiwa, dan dampak sosial saat keadaan darurat terjadi. Penelitian ini bertujuan mengetahui kesiapsiagaan masyarakat dalam tanggap darurat bencana banjir di Desa Yosonegoro. Metode penelitian yang digunakan yakni desain deskriptif kuantitatif dengan populasi penelitian berjumlah 80 orang dengan sampel sebanyak 67 responden yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner kesiapsiagaan meliputi pengetahuan dan sikap kesiapsiagaan, rencana tanggap darurat, sistem peringatan bencana, dan mobilisasi sumber daya. Analisis data dilakukan secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berada pada kategori siap dalam menghadapi bencana banjir. Pengetahuan dan sikap kesiapsiagaan masyarakat tergolong baik, rencana tanggap darurat cukup memadai, sistem peringatan bencana cukup efektif, serta mobilisasi sumber daya berada pada kategori cukup siap. Adapun kesiapsiagaan masyarakat sudah cukup baik, namun masih diperlukan peningkatan edukasi, simulasi bencana, dan koordinasi sumber daya agar penanggulangan bencana berjalan dengan optimal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi pemerintah desa dan masyarakat dalam meningkatkan program mitigasi, kesiapsiagaan, serta pengurangan risiko bencana banjir melalui pelatihan rutin, penguatan sistem peringatan dini, dan pembentukan tim siaga bencana.