Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TRANSFORMASI 360° PEMUDA DAN REMAJA GEREJA GPPS KEDIRI: GERAKAN DIGITAL DETOX UNTUK MENGATASI TINGGINYA SCREEN TIME Mariana Puspita; Dyah Ayu Kartika Wulan Sari
Indonesian Health Literacy Journal Vol. 3 No. 2 (2026): Volume 3 Number 2 2026
Publisher : Suluh Adiluhung Publisher (SAPub)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70574/6yb6j883

Abstract

Tingginya durasi penggunaan gawai (screen time) pada remaja berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan fisik, mental, interaksi sosial, dan kehidupan spiritual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pemuda serta remaja Gereja GPPS Kediri melalui gerakan Digital Detox agar mampu mengelola penggunaan teknologi secara lebih bijak. Metode yang digunakan meliputi edukasi melalui ceramah dan diskusi interaktif, pelaksanaan aktivitas digital detox, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test pada 15 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai dampak screen time dan perubahan perilaku dalam penggunaan gawai. Sebelum intervensi, 93,3% peserta menggunakan gawai lebih dari lima jam per hari, sedangkan setelah program 46,7% peserta mampu menurunkan durasi penggunaan menjadi kurang dari tiga jam per hari. Program ini terbukti efektif meningkatkan kesadaran, memperbaiki interaksi sosial, serta mendorong keterlibatan peserta dalam kegiatan positif dan kerohanian.
PENINGKATAN KESEHATAN PADA LANSIA MELALUI SKRINING RESIKO JATUH PADA LANSIA DI GTDI TETES EMBUN PARON KEDIRI Sandy Kurniajati; Mariana Puspita
Indonesian Health Literacy Journal Vol. 3 No. 2 (2026): Volume 3 Number 2 2026
Publisher : Suluh Adiluhung Publisher (SAPub)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70574/4wa2e236

Abstract

Lansia yang kurang memperhatikan kemampuan fisiknya yang telah mengalami penurunan keseimbangan, penurunan otot tungkai bawah, penurunan penglihatan dan pendengaran, sehingga akan sangat berisiko jatuh. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada Minggu pukul 08.00-10.30 WIB bertempat di GTDI Tetes Embun Desa Paron Kab. Kediri. Pelaksana PKM terdiri 2 dosen dan 8 mahasiswa serta tim pelayanan kesehatan dari eXBM Kediri. Tahapan pelaksanaan dimulai dari pendaftaran, skrining resiko jatuh, pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, asam urat, pengobatan dan penyuluhan serta pemberian makanan tambahan. Sasaran yang diperiksa sejumlah 57 lansia. Hasil kegiatan PKM didapatkan bahwa lansia memiliki resiko jatuh yang tinggi, hasil skrining pada lansia didapatkan resiko jatuh berdasarkan faktor intrinsik 22,8%, faktor ekstrinsik 22,8%, dan faktor situasional 68,4%. Lansia mengalami hipertensi lebih dari 50% (61,4%), Asam urat (38,8%), Diabetes Milletus  (8,8%). Disimpulkan PKM peningkatan derajat kesehatan pada lansia di GTDI Tetes Embun Paron Kediri diperoleh hasil skrining resiko jatuh meliputi resiko faktor intrinsik, faktor ekstrinsik, dan faktor situasional yang tinggi pada lansia dengan temuan kasus hipertensi yang utama dan asam urat serta diabetes milletus. Pendidikan kesehatan melalui skrining ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran lansia untuk mencegah jatuh dan komplikasinya.