Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Pembelajaran Kosa Kata Bahasa Arab di Kalangan Santri Pondok Pesantren Darul Kholidin Muhamad Afiz Al-Farizi; Waki Ats Tsaqofi; Darsita Suparno; Muhammad Anas; Muhammad Zacky; Karlina Helmanita
Nawadeepa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): March
Publisher : Pencerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58835/nawadeepa.v5i1.533

Abstract

This study aims to describe the strategies of teaching Arabic vocabulary among eleventh-grade students at Darul Kholidin Islamic Boarding School, Bogor. Vocabulary (mufradāt) is a crucial component in Arabic language learning, as mastery of vocabulary facilitates comprehension of texts, sentence construction, and communication. This research employed a descriptive qualitative approach, involving observation, interviews, and documentation. The subjects of the study consisted of 25 purposively selected students who were actively engaged in Arabic language classes. The findings reveal that teachers implemented several strategies, including the direct method with an emphasis on speaking practice, language games, the use of visual media, repetition and memorization, as well as contextual learning linked to students’ daily activities in the boarding school. These strategies effectively enhanced students’ motivation, participation, and retention of new vocabulary. However, challenges were identified, such as limited learning time, varying levels of students’ abilities, and the lack of diverse learning media. The study suggests that innovative and contextual vocabulary teaching strategies are essential to improve Arabic language learning in Islamic boarding schools.
ANALISIS CITRAAN PADA TERJEMAHAN CERITA ANAK HUD-HUD YAMTALIKU TAJAN “GARUDA DAN MAHKOTA” KARYA ABDUL TAWWAB YUSUF SUATU TINJAUAN STILISTIKA siti sahlah; Karlina Helmanita; M Zacky Mubarak; Darsita Suparno; Ulil Abshar
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 5, No 2 (2023): Peqguruang, Volume 5 Nomor 2 November 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v5i2.4169

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi penelitian terhadap karya tulis kajian stilistika khususnya citraan, karena pada umumnya kajian stilistika citraan lebih pada karya sastra yang sifatnya tertulis seperti puisi, cerpen dan novel sebagai objek penelitiannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan citraan yang terdapat dalam terjemahan cerita anak Al Hud-Hud Yamtaliku Tȃjȃn “Garuda dan Mahkota” karya Abdul Tawwab Yusuf. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini merupakan data dari terjemahan Al Hud-Hud Yamtaliku Tȃjȃn “Garuda dan Mahkota” karya Abdul Tawwab Yusuf. Analisis data dengan teknik kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa di dalam terjemahan Al Hud-Hud Yamtaliku Tȃjȃn “Garuda dan Mahkota” karya Abdul Tawwab Yusuf ini citraan yang paling dominan digunakan oleh pengarang adalah citraan penglihatan. Hasil penelitian ini data citraan penglihatan berjumlah 140, citraan pendengaran berjumlah 45, sedangkan citraan gerak sebanyak 60. Citraan penciuman dan citraan perabaan tidak peneliti temukan, citraan intelektual terdapat 20 kalimat dalam cerita anak sedangkan citraan percepatan terdapat 6 kalimat dalam cerita anak tersebut.
IDEOLOGI DAN SOFT TRANSLATION DI ERA KECERDASAN BUATAN: PENDEKATAN ADAPTIF PADA TEKS WA NAḤNU NUḤIBBU AL-ḤAYĀTA MAḤMŪD DARWĪSH Karlina Helmanita; Linda Nadzriyyah; Yuni Syahfitri Ritonga
Vol. 3 No. 2 (2025): Special Issue: Cultural Resilience and Digital Literacy for a Diverse Society 790-812
Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam praktik penerjemahan, khususnya penerjemahan teks sastra seperti puisi Arab yang kaya akan makna budaya, metafora, dan estetika. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis ideologi dan soft translation di era kecerdasan buatan pada puisi Wa Naḥnu Nuḥibbu al-Ḥayāta karya Maḥmūd Darwīsh dengan menggunakan alat bantu penerjemahan berbasis kecerdasan buatan (AI). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif komparatif dengan pendekatan analisis teks secara mendalam, yang menyoroti perbandingan antara hasil terjemahan manusia dan hasil terjemahan mesin dalam mempertahankan unsur estetis dan budaya teks sumber. Peneltitian ini berpijak pada teori ideologi penerjemahan yang dikemukakan oleh Lawrence Venuti, terutama dalam membedakan antara pendekatan domestikasi dan foreignisasi dalam konteks penerjemahan sastra. Selain itu, metode penerjemahan dikaji menggunakan kerangka teori dari Peter Newmark, yang mengklasifikasikan metode berdasarkan orientasi terhadap teks sumber atau teks sasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan adaptif berperan penting dalam menggunakan kecerdasan buatan pada teks-teks sastra secara kritis, terutama dalam hal pemilihan diksi, struktur bahasa, dan interpretasi simbolik. Temuan ini menegaskan perlunya intervensi manusia dalam proses penerjemahan mesin untuk menjaga keaslian dan keindahan teks sastra. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan metode penerjemahan sastra yang efektif di era digital, serta meningkatkan pemahaman tentang peran teknologi AI dalam praktik penerjemahan puisi.