Persaingan usaha yang semkain ketat menuntut pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) kuliner untuk memiliki keunggulan bersaing agar mampu bertahan dan berkembang. Keunggulan bersaing dapat ditingkatkan melalui berbagai faktor, di antaranya literasi digital, pengetahuan kewirauasahaan, dan orientasi pasar. Literasi digital membantu pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung aktivitas bisnis, pengetahuan kewirausahaan berperan dalam pengelolaan dan perkembangan usaha, sedangkan orientasi pasar memungkinkan pelaku usaha memahami kebutuhan konsumen serta dinamika pasar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi digital, pengetahuan kewirausahaan, dan orientasi pasar terhadap keunggulan bersaing UMK kuliner di kawasan Tugu Pahlawan Surabaya. Dalam penelitian ini data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara langsung kepada 86 responden yang diperoleh menggunakan Probability Sampling dengan metode Systematic Sampling. Selanjutnya dilakukan analisis terhadap data yang diperoleh dengan pendekatan kuantitatif. Analisis data meliputi uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, uji hipotesis melalui uji t dan uji F, serta uji koefisien determinasi (R²). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital, pengetahuan kewirausahaan, dan orientasi pasar secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keunggulan bersaing UMK kuliner di kawasan Tugu Pahlawan Surabaya. Variabel yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap keunggulan bersaing adalah literasi digital, yang menunjukkan bahwa kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital menjadi faktor utama dalam meningkatkan daya saing usaha.