Rafael Fernando Dennis
Program Studi S1 Kesmas, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Desain Kemasan dan PIRT Dongkrak Daya Saing Produk Mangrove Bontang Karera Aryatika; Junaidin Junaidin; Jamil Anshory; Fahrul Rozi; Ummi Khuzaimah; Muhammad Nuzul Azhim Ash Shidiq; Rafael Fernando Dennis; Arya Yuliansyah; Marzev Tammam Attaqi; Salwa Zahra Maulidasari
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.837

Abstract

Produk olahan mangrove (Sonneratia ovata) yang dikembangkan Pokdarwis Bontang Baru Bersinar masih menghadapi kendala daya saing akibat keterbatasan keterampilan desain kemasan dan belum optimalnya pemenuhan perizinan edar (PIRT). Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mendesain kemasan menggunakan Canva sekaligus memperkuat pemahaman proses dan tahapan PIRT agar produk siap memasuki saluran distribusi formal. Kegiatan dilaksanakan 11 Oktober 2025 di Aula PKK Bontang Baru melalui empat sesi terstruktur: pretest, pelatihan (desain kemasan & sosialisasi PIRT), praktik Canva berkelompok, dan posttest. Instrumen evaluasi berupa 15 soal pilihan ganda, dengan kategorisasi skor: <60 (kurang), 60–80 (cukup/sedang), >80 (baik). Peserta kegiatan berjumlah 30 orang.  Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang bermakna setelah intervensi tidak ada peserta pada kategori “kurang” (0%), sementara kategori “baik” mencapai 47% dan “cukup/sedang” 53%. Selain itu, peserta menghasilkan keluaran praktis berupa berkas siap cetak (PDF dengan bleed/crop marks), aset digital resolusi tinggi, dan mockup promosi untuk varian sirup, selai, dan kerupuk. Disimpulkan bahwa kombinasi pelatihan Canva dan sosialisasi PIRT efektif meningkatkan kompetensi kognitif dan keterampilan praktis sekaligus kesiapan regulatif, sehingga berpotensi memperkuat shelf appeal dan akses pasar produk olahan mangrove.