Novi Aprilia Kumala Dewi
Program Studi Ilmu Keperawatan dan Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Bhamada Slawi, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Langkah Nyata Cegah Stunting: Edukasi Kesehatan Inovatif melalui Metode Brainstorming dan Audiovisual bagi Pasangan Usia Subur Eka Diana Permatasari; Nurhakim Yudhi Wibowo; Susi Muryani; Khodijah Khodijah; Novi Aprilia Kumala Dewi; Ratna Widhiastuti; Yessy Pramita Widodo; Arif Rakhman; Ikawati Setyaningrum; Feny Dwi Anggraeni
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.860

Abstract

Stunting menjadi salah satu permasalahan gizi pada anak di Indonesia. Salah satu penyebab kejadian stunting di Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal karena pola asuh yang tidak tepat dalam memilih, mengolah, dan menyajikan makanan. Berdasarkan survei yang dilakukan tim pengabdian masyarakat ditemukan bahwa sebagian besar pasangan usia subur memiliki pemahaman yang rendah tentang stunting. Pasangan usia subur (PUS) belum memiliki keinginan mengakses informasi tentang kehamilan, masa nifas, ASI, makanan pendamping ASI, dan imunisasi komprehensif. Tingkat pengetahuan wanita usia subur tentang stunting sebagian besar dalam kategori kurang. Kurangnya pengetahuan pada pasangan usia subur memiliki risiko tinggi menyumbang peningkatan angka kejadian stunting karena berpengaruh terhadap pemenuhan gizi anak. Upaya pencegahan stunting secara terpadu dilakukan dengan intervensi sensitif dan spesifik. Edukasi dapat dilakukan sebagai upaya pencegahan stunting melalui peningkatan pemahaman PUS sebagai calon orang tua. Media edukasi inovatif dan interaktif yang digunakan berupa audiovisual dan metode brainstorming yang terbukti efektif dalam peningkatan pengetahuan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan PUS terhadap stunting terkait konsep stunting dan pemenuhan gizi bagi anak. Hasil menunjukkan peningkatan 83,5% pada pasangan usia subur setelah diberikan edukasi dengan metode brainstorming dan audiovisual tentang konsep stunting dan pemenuhan kebutuhan gizi anak. Program ini menunjukkan bahwa edukasi yang inovatif mampu memberikan kontribusi secara tidak langsung pada pencegahan stunting melalui pemenuhan kebutuhan informasi ke masyarakat.
EDUKASI INOVATIF CEGAH PENYALAHGUNAAN NARKOBA: PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA MELALUI MEDIA AUDIOVISUAL Eka Diana Permatasari; Yessy Pramita Widodo; Khodijah Khodijah; Novi Aprilia Kumala Dewi; Arif Rakhman; Nurhakim Yudhi Wibowo; Feny Dwi Anggraeni; Susi Muryani; Deni Irawan; Wisnu Widyantoro; Ratna Widhiastuti; Agus Budianto; Firman Hidayat; Syarifudin Bakhtiar; Agung Laksana Hendra Pamungkas
Jurnal Pengabdian Teratai Vol. 6 No. 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Teratai
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/teratai.v6i2.1800

Abstract

Drug abuse is an increasing global health concern, with adolescents being among the most vulnerable populations. Insufficient knowledge and unengaging educational methods highlight the need for innovative educational approaches, such as audiovisual media. This community service activity aimed to enhance adolescents' understanding of the dangers of drug abuse. The activity was conducted through innovative education, utilizing a five-minute educational video for 88 adolescents aged 12-18 years. The implementation methods included audiovisual education, interactive discussions, and pre- and post-education knowledge assessments. Results indicated an improvement in participants' knowledge regarding the dangers of drug abuse. This program is expected to serve as an initial step in improving community health, particularly among adolescents. The program has a positive impact on strengthening health through increased knowledge and acts as a preventive measure against drug abuse in adolescents. Keywords: Audiovisual, Education, Knowledge, Drugs, Adolescents