Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Integritas Figur Teladan dalam Al-Qur’an dan Relevansinya Terhadap Kepercayaan Publik Ach. Riefqy An Nabawy; Wiwin Ainis Rohtih; Amir Mahmud; Miftara Ainul Mufid
Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al Quran dan Tafsir Vol. 10 No. 1 (2026): Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran Isy Karima Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58438/alkarima.v10i1.554

Abstract

Krisis kepercayaan publik terhadap pemimpin dan institusi sosial berkaitan erat dengan ketidaksesuaian antara klaim moral dan perilaku nyata. Kajian terdahulu tentang integritas dalam Islam umumnya membahas kejujuran, amanah, keadilan, atau keteladanan secara terpisah, sementara hubungan kausal antara integritas Qur’ani, keteladanan profetik, dan kepercayaan publik belum dirumuskan secara sistematis melalui tafsir maudhu’i. Artikel ini menganalisis konsep integritas dalam Al-Qur’an melalui nilai ṣidq, amanah, ‘adl, dan wafā’ bil-‘ahd, serta menjelaskan aktualisasinya pada diri Nabi Muhammad SAW sebagai uswatun hasanah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan pendekatan tafsir maudhu’i melalui penghimpunan ayat, telaah konteks penafsiran, analisis tafsir klasik dan kontemporer, serta sintesis dengan teori kepercayaan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integritas Qur’ani tidak sekadar moralitas individual, tetapi mekanisme relasional yang membentuk kredibilitas sosial dan legitimasi publik. Kebaruan penelitian terletak pada formulasi integritas Qur’ani sebagai model kausal yang menghubungkan moralitas personal, keteladanan profetik, dan kepercayaan publik.