Angel Veranita Sari Tupen
Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Teaching Indonesian Using the Think, Pair, and Share Model as a Strategy to Improve Oral Expression Skills Ni Made Sumariyanti; Pelipus Ngongo Bulu; Ni Nyoman Satriani; Angel Veranita Sari Tupen; I Nyoman Sudiana; Ida Bagus Putra Yasa
International Journal of Language and Literature Vol. 9 No. 3 (2025): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijll.v9i3.98445

Abstract

The problem faced in the Indonesian language learning process so far is students' lack of courage and skills in expressing opinions orally in class, which is caused by a learning approach that is still teacher-centered and does not provide enough space for students to think critically and speak. Therefore, this study aims to improve fifth-grade elementary school students' oral expression skills through the implementation of the Think, Pair, and Share (TPS) learning model. This study uses a quantitative approach, employing the One-Shot Case Study method with one group of fifth-grade students as research subjects. The learning process is carried out through three main stages in the TPS model: independent thinking, pair discussion, and open sharing of results with the class. The instruments used are observation sheets and speaking-skills performance tests, with indicators including fluency in speaking, clarity of opinion content, courage, appropriate use of language, and the ability to listen to friends' responses. The study showed a significant increase across all indicators of speaking skills after the implementation of the TPS model. This proves that the TPS model is not only able to improve learning outcomes but also to build students' confidence in speaking and increase positive interactions among students. Thus, this learning model can serve as a strategic alternative for Indonesian language learning to improve students' oral communication competencies.
Model Problem Based Learning Berbantuan Teknik Scaffolding terhadap Motivasi Belajar PKN Angel Veranita Sari Tupen; Dewa Gede Bagus Sanjaya; I Nengah Suastika
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 4 (2025): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i4.99446

Abstract

Permasalahan yang terjadi saat ini yaitu motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PKN dibawah rata-rata karena masih terdapat siswa yang tidak mengerjakan PR yang diberikan disekolah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis model problem based learning berbantuan teknik scaffolding terhadap motivasi belajar PKN. Jenis penelitian yang  digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperiment). Penelitian ini diracang menggunakan rancangan Single Factorial Independent Group Design. Pengambilan sampel pada penelitian ini dengan teknik group random sampling dengan jumlah sampel pada penelitian adalah 58 orang. Metode pengumpulan menggunakan metode non tes dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner. Teknik analisis data digunakan dalam penelitian ini adalah teknik kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model ini mampu meningkatkan motivasi belajar siswa secara signifikan. PBL memberikan kesempatan kepada siswa untuk aktif memecahkan masalah nyata, sementara scaffolding berfungsi sebagai pendamping yang memandu siswa dalam memahami konsep, mengarahkan strategi, dan memberikan dukungan bertahap hingga mereka mampu belajar secara mandiri. Dengan demikian, model Problem Based Learning (PBL) berbantuan teknik scaffolding tidak  berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa pada PKN diterima dan hipotesis bahwa model  Problem Based Learning (PBL) berbantuan teknik scaffolding tidak berpengaruh ditolak (PBL). Implikasi penelitian ini yaitu penggunaan PBL berbantuan teknik scaffolding lebih baik dan efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam proses pembelajaran.