Transformasi digital dalam pendidikan dan pengelolaan kesehatan sekolah menjadi semakin penting di Indonesia, khususnya pada sekolah yang berada di wilayah pedesaan dan semi-perkotaan. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMAN Rambipuji, Kabupaten Jember, dengan tujuan utama mengintegrasikan sistem berbasis Google Cloud, multimedia interaktif, teknologi imersif (AR/VR/MR), serta Sistem Informasi Geografis (GIS) untuk meningkatkan kualitas pengelolaan kesehatan sekolah dan proses pembelajaran. Permasalahan utama yang diidentifikasi pada sekolah mitra meliputi belum adanya sistem pencatatan kesehatan siswa secara digital, keterbatasan pemanfaatan platform berbasis cloud, minimnya penggunaan multimedia dan teknologi imersif dalam pembelajaran, serta belum tersedianya pemetaan berbasis spasial untuk mitigasi kesehatan sekolah. Program ini dirancang menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) dengan pendekatan partisipatif. Luaran kegiatan meliputi: (1) sistem manajemen kesehatan sekolah berbasis cloud, (2) kegiatan pelatihan dan sosialisasi bagi guru dan siswa, (3) pengembangan media pembelajaran multimedia dan imersif, serta (4) integrasi GIS untuk pemetaan kesehatan dan mitigasi bencana di lingkungan sekolah. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner, observasi, dan wawancara dengan melibatkan 23 siswa sebagai responden. Analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa respons siswa terhadap pertanyaan Q1–Q10 sebagian besar berada pada kategori netral hingga setuju, dengan nilai rata-rata berkisar antara 2,83 hingga 3,65. Uji reliabilitas menghasilkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,67 yang menunjukkan tingkat reliabilitas yang dapat diterima untuk penelitian eksploratif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan efisiensi pencatatan data kesehatan siswa, peningkatan literasi digital guru dan siswa, serta kesiapan sekolah dalam mengadopsi teknologi cloud dan teknologi imersif.