Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Budidaya Jamur di SDN Percobaan 1 Malang Sebagai Sekolah Mitra PPG Universitas Negeri Malang Dani Irawan; M. Anas Tohir; Annisya; Venia Ranita Sari; Yustina Ayu Wulandari; One Riyanis; Safira Putri Damayanti; Winda Tri Utami
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i3.5624

Abstract

Pelatihan budidaya jamur tiram di SDN Percobaan 1 Malang sebagai sekolah mitra PPGUniversitas Negeri Malang merupakan inovasi pembelajaran kontekstual yang memadukanpotensi lokal dengan pendidikan kewirausahaan sejak dini. Kegiatan ini dirancang untukmengatasi rendahnya literasi kewirausahaan di sekolah dasar dan terbatasnya pengalamanguru serta mahasiswa PPG dalam mengelola pembelajaran berbasis produk pangan lokal.Tujuan pelatihan adalah meningkatkan kompetensi guru dan mahasiswa PPG dalammerancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran kontekstual berbasis budidayajamur tiram. Komoditas ini dipilih karena mudah dibudidayakan, bernilai jual, dan dapatmenjadi sarana pembelajaran yang aplikatif.Metode pelaksanaan bersifat partisipatif,kolaboratif, dan berbasis praktik langsung (learning by doing). Guru, mahasiswa, dan siswaterlibat aktif mulai dari persiapan media tanam, inokulasi bibit, perawatan, panen, hinggapengemasan produk. Pelatihan terdiri dari tiga sesi luring di sekolah dan lima sesi daringmelalui platform digital, dengan total durasi 32 jam.Hasil pelatihan menunjukkanpeningkatan pengetahuan dan keterampilan teknis peserta, baik guru, mahasiswa, maupunsiswa. Siswa menjadi lebih mandiri, kreatif, dan memahami dasar-dasar wirausahasederhana. Guru dan mahasiswa PPG memperoleh pengalaman langsung dalammemanfaatkan potensi lokal sebagai media pembelajaran. Kegiatan ini membuktikanbahwa pelatihan berbasis potensi lokal dapat memperkuat keterampilan praktis danmenumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini di lingkungan sekolah dasar.Kata kunci: Budidaya Jamur Tiram, Kewirausahaan Sejak Dini, PembelajaranKontekstual, Sekolah Dasar (SD),
Penerapan Media Pembelajaran Berbasis Game “Bamboozle” Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Pada Materi Keberagaman Budaya Kelas 5 SDN Percobaan 1 Kota Malang : Penelitian One Riyanis; Esti Untari; Dwi Windari
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.3127

Abstract

Pendidikan di Indonesia menuntut adanya inovasi dalam pembelajaran untuk menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan peserta didik yang semakin kritis. Salah satu tantangan dalam proses pembelajaran adalah menurunnya motivasi peserta didik akibat pembelajaran yang monoton. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan media pembelajaran berbasis game interaktif Bamboozle guna meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada materi keberagaman budaya di kelas 5 SDN Percobaan 1 Kota Malang. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media Bamboozle mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik secara signifikan, yang tercermin dari peningkatan keaktifan, kepercayaan diri, kemandirian, dan ketekunan peserta didik. Nilai akademik peserta didik juga mengalami peningkatan, di mana 60% peserta didik memperoleh nilai di atas 80 setelah penerapan media ini. Media Bamboozle dinilai sangat efektif dalam menciptakan pembelajaran yang menarik, menyenangkan, serta mampu membangun motivasi intrinsik peserta didik untuk belajar. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media interaktif berbasis game sebagai strategi pembelajaran alternatif untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar di tingkat pendidikan dasar.