Endah Pujianti
Institut Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONSTRUKSI LINGUISTIK TERDAKWA KELAS BAWAH DALAM TEKS BERITA MEDIA DARING: ANALISIS WACANA KRITIS MODEL SARA MILLS PADA PEMBERITAAN KASUS FANDI RAMADHAN Endah Pujianti; Agus Hamdani; Lina Siti Nurwahidah
IdeBahasa Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Idebahasa Vol 8 No 1 Juni 2026
Publisher : Asosiasi dosen IDEBAHASA KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37296/idebahasa.v8i1.418

Abstract

Penelitian ini menganalisis konstruksi linguistis terhadap terdakwa Anak Buah Kapal (ABK) kelas bawah dalam teks berita media daring menggunakan analisis wacana kritis model Sara Mills. Tiga teks berita yang memuat pemberitaan kasus hukum terhadap seorang ABK kelas bawah pada periode Maret dipilih sebagai data karena merepresentasikan praktik speed journalism dan click-driven economy yang rentan terhadap bias serta minim verifikasi berimbang. Landasan teoretis penelitian ini didukung oleh perspektif analisis wacana kritis, linguistik sistemik fungsional, dan kajian representasi media. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi, sedangkan analisis data dilaksanakan melalui enam tahapan analisis wacana kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) aparat penegak hukum tampil dominan sebagai subjek naratif yang otoritatif melalui penggunaan verba proses mental dengan tingkat kepastian epistemis tinggi, sedangkan terdakwa lebih sering ditempatkan sebagai objek pasif; (2) media menggunakan strategi diksi sensasional, distribusi ruang naratif yang tidak proporsional, serta asimetri modalitas untuk mengarahkan pembaca pada perspektif aparat; dan (3) terdapat tiga bentuk representasi terdakwa yang tidak setara, yaitu sebagai pelaku (dominan), korban (marginal), dan pihak yang tidak memiliki kuasa naratif (konsisten). Temuan ini menunjukkan bahwa bahasa media tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga sebagai instrumen ideologis yang mengonstruksi realitas hukum dan mereproduksi relasi kuasa yang berpotensi merugikan kelompok rentan.
PENGEMBANGAN MODUL DIGITAL “RUANG BELAJAR” BERBASIS GOOGLE SITE: PENGELOLAAN BEBAN KOGNITIF DALAM PEMBELAJARAN MEMAHAMI PUISI Santi Hadi Saputri; Endah Pujianti; Ayu Puji Rahayu
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i2.24679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran digital "Ruang Belajar" berbasis Google Sites untuk membantu pembelajaran memahami puisi melalui pengelolaan beban kognitif siswa. Metode penelitian yang diterapkan adalah Research and Development dengan mengadaptasi model desain instruksional ADDIE. Subjek utama penelitian ini melibatkan 34 siswa kelas 10-5 MAN 5 Garut yang dipilih melalui teknik Simple Random Sampling. Hasil pengujian kelayakan dari ahli media memperoleh persentase sebesar 80% (sangat layak) dan ahli materi sebesar 90% (sangat layak). Berdasarkan implementasi di kelas, penggunaan modul digital ini secara signifikan meningkatkan kemampuan pemahaman puisi siswa, yang dibuktikan melalui uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai rata-rata siswa mengalami kenaikan dengan nilai N-Gain Score mencapai 0,32 yang termasuk dalam kategori sedang. Selain itu, hasil survei pascaimplementasi menunjukkan tingkat kepraktisan dan kemenartikan modul yang sangat tinggi dengan rata-rata 95,5%. Penelitian ini berkontribusi penting terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di bidang pembelajaran bahasa dan sastra dengan membuktikan secara empiris bahwa rekayasa lingkungan belajar digital yang mengintegrasikan multimedia interaktif dan sistem gamifikasi Wordwall mampu mereduksi beban kognitif ekstrinsik.