Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The The Principle Of Consensus In Interfaith Marriage In Indonesia Harahap, Maisaroh
AL WASATH Jurnal Ilmu Hukum Vol. 5 No. 2 (2024): Law and Public Policy
Publisher : Prodi Ilmu Hukum Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47776/alwasath.v5i2.1521

Abstract

Pernikahan beda agama merupakan isu yang masih menjadi polemik di Indonesia. Meskipun diatur dalam Undang-Undang Perkawinan No. 1 Tahun 1974, namun perdebatan tentang pelaksanaannya masih terus berlangsung. Salah satu prinsip penting dalam pernikahan adalah asas konsensus atau kerelaan dari kedua mempelai. Abstrak ini mengkaji bagaimana asas konsensus diterapkan dalam pernikahan beda agama di Indonesia dengan mempertimbangkan berbagai aspek hukum, sosial, budaya, dan agama yang berlaku. Pembahasan mencakup analisis terhadap ketentuan hukum positif Indonesia terkait pernikahan beda agama, serta perspektif dari berbagai agama yang diakui di Indonesia. Selain itu, abstrak ini juga mengkaji praktik pelaksanaan pernikahan beda agama di lapangan dan tantangan yang dihadapi pasangan dalam proses tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran komprehensif tentang penerapan asas konsensus dalam pernikahan beda agama di Indonesia, serta mengidentifikasi potensi solusi dan rekomendasi untuk menjembatani perbedaan pandangan dan meminimalkan konflik yang mungkin timbul
Pendampingan Penulisan Karya Tulis Ilmiah Untuk Meningkatkan Kualitas Penulisan Akademik Pada Siswa Madrasah Aliyah Khas Kempek Royani, Ahmad; Nurul Mufidah, Vika; Harahap, Maisaroh
PRAXIS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025): PRAXIS April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47776/3fxht042

Abstract

Kemampuan menulis karya tulis ilmiah merupakan keterampilan akademik yang penting dalam mengembangkan daya pikir kritis, logis, dan sistematis peserta didik. Namun, di banyak madrasah, termasuk Madrasah Aliyah KHAS Kempek, keterampilan ini belum berkembang secara optimal karena minimnya pelatihan terstruktur dan kurangnya bimbingan dalam proses penulisan ilmiah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penulisan akademik siswa melalui program pendampingan penulisan karya tulis ilmiah. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-edukatif yang melibatkan pelatihan teori, praktik langsung, diskusi kelompok, dan pendampingan individual. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap struktur karya tulis, kemampuan menyusun argumen, dan penggunaan referensi ilmiah. Sebanyak 86% siswa mampu menghasilkan karya tulis dengan struktur yang lengkap dan memenuhi standar penulisan akademik. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam menyampaikan gagasan secara ilmiah melalui forum presentasi. Program ini membuktikan bahwa pendampingan yang sistematis dan kontekstual efektif dalam membangun budaya literasi ilmiah di madrasah. Diharapkan program serupa dapat diintegrasikan ke dalam kegiatan ekstrakurikuler madrasah sebagai upaya penguatan literasi akademik secara berkelanjutan.
Entrepreneurial Hadhanah: Islamic Family Law, Habitus Formation, and Intergenerational Entrepreneurship Among Muslim Artisan Families In Indonesia Maisaroh Harahap; Ya' Rakha Muyassar; Nurhidayati Nurhidayati; Maman Rahman Hakim; Nur Ihsan Hinna
Mawaddah: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 3 No 2 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52496/mjhki.v3i2.118

Abstract

Studies on hadhanah in Islamic family law have predominantly focused on child custody, parental responsibilities, and post-divorce welfare, leaving limited attention to its role in fostering children's capabilities within entrepreneurial Muslim families. This study addresses this gap by examining how hadhanah functions as a socio-legal process of moral education, entrepreneurial socialization, and intergenerational transmission of values while maintaining child protection principles. Employing a qualitative socio-legal approach with a multi-site case study design, the research was conducted among Muslim artisan families in Tasikmalaya, Pekalongan, and Kudus, Indonesia. Data were collected through in-depth interviews, life-history interviews, participant observation, and document analysis involving Muslim entrepreneurial families, business successors, religious and community leaders, MSME practitioners, and local stakeholders. The data were analyzed thematically by integrating classical Islamic jurisprudence on hadhanah with the framework of maqāṣid al-sharīʿah to assess the compatibility of entrepreneurial exposure with child welfare, education, safety, and protection from exploitation. The findings reveal that hadhanah extends beyond physical care and religious instruction to encompass age-appropriate entrepreneurial learning through the gradual transmission of Islamic values, including honesty (amanah), discipline, diligence, responsibility, and lawful livelihood. Children acquired practical competencies in production, marketing, inventory management, and customer relations alongside soft skills such as communication, negotiation, patience, trust-building, and decision-making. The study proposes the concept of entrepreneurial hadhanah, which reconceptualizes Islamic child care as a framework for capability development rather than merely post-divorce custody, while preserving normative safeguards centered on proportionality, child welfare, education, safety, and children's agency. This conceptual contribution broadens contemporary Islamic family law discourse by integrating child protection with sustainable entrepreneurial capacity development.