Ahmad Abdul Mutalib
Institut Agama Islam Negeri Bone

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Pemikiran Moneter Al-Maqrizi Sebagai Solusi Pengendalian Inflasi Dalam Ekonomi Islam Modern Haslindah Sudirman; Nur Syam Mario; Kamiruddin Kamiruddin; Ahmad Abdul Mutalib
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 1 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat inflasi yang tidak terkendali merupakan ancaman serius bagi stabilitas ekonomi global yang sering kali dipicu oleh kebijakan moneter yang tidak tepat dan distorsi tata kelola. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pemikiran ekonomi Al-Maqrizi (1364-1442 M) mengenai fenomena moneter dan relevansinya sebagai solusi pengendalian inflasi saat ini. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, menelaah karya utama Al-Maqrizi Ighatsah al-Ummah bi Kasyf al-Ghummah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Maqrizi mengidentifikasi inflasi akibat kesalahan manusia (human-error inflation) yang berakar pada korupsi jabatan, beban pajak yang menindas, dan ekspansi jumlah uang beredar (fulus) yang berlebihan. Solusi yang ditawarkan meliputi standarisasi mata uang berbasis nilai intrinsik dan penguatan integritas birokrasi. Temuan ini menegaskan bahwa disiplin moneter dan reformasi tata kelola yang diusulkan Al-Maqrizi tetap menjadi instrumen strategis untuk memitigasi krisis inflasi kontemporer.
Analisis Penerapan Akuntansi Syariah Berdasarkan PSAK 109 Pada Proses Pengelolaan Dana Zakat Fitrah (Studi Kasus Pada Baitulmaal Munzalan Indonesia Cabang Bone) Hasnatang Hasnatang; Ahmad Abdul Mutalib; Hartas Hasbi
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 1 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i1.6300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akuntansi syariah berdasarkan PSAK109 pada proses pengelolaan dana zakat fitrah di Baitulmaal Munzalan Indonesia (BMI) Cabang Bone, yang meliputi aspek pencatatan, pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan, serta upaya peningkatan akuntabilitas dan transparansi pelaporan keuangan zakat fitrah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang berkaitan dengan pengelolaan dana zakat fitrah di BMI Cabang Bone selama bulan Ramadan. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengelolaan dana zakat fitrah di BMI Cabang Bone telah menerapkan prinsip-prinsip dasar akuntansi syariah. Namun, dalam penerapannya masih terdapat beberapa aspek yang belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan PSAK 109, khususnya pada penyajian laporan keuangan dan pengungkapan informasi zakat fitrah secara lengkap. Meskipun demikian, BMI Cabang Bone telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi, antara lain melalui pencatatan yang lebih sistematis, pelaporan kepada muzakki, serta peningkatan pemahaman pengelola terhadap standar akuntansi syariah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi bagi lembaga pengelola zakat, khususnya di tingkat daerah, dalam meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelaporan dana zakat fitrah sesuai dengan PSAK 109.
Determinasi Transformasi Digital Pada Usaha Kecil di Watampone Ranti Ranti; Muhammad Yamin; Ahmad Abdul Mutalib
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 1 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i1.6310

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis determinasi transformasi digital pada usaha kecil di Watampone melalui literasi digital, kemampuan manajerial, dan adopsi teknologi. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori ini menggunakan data kuesioner yang dianalisis dengan SEM-PLS melalui SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital dan kemampuan manajerial berpengaruh positif dan signifikan terhadap adopsi teknologi. Adopsi teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap transformasi digital. Literasi digital juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap transformasi digital, sedangkan kemampuan manajerial tidak berpengaruh signifikan secara langsung. Selain itu, adopsi teknologi memediasi pengaruh literasi digital dan kemampuan manajerial terhadap transformasi digital. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya peningkatan literasi digital dan percepatan adopsi teknologi yang terintegrasi dengan penguatan kapasitas manajerial guna mendorong transformasi digital usaha kecil secara berkelanjutan.
Pengaruh Kesadaran Konsumen dan Etika Konsumsi Islam terhadap Keputusan Pembelian Produk Fast Fashion pada Konsumen Muslim Generasi Z di Kabupaten Bone Mika Angriani; Ahmad Abdul Mutalib; Haslindah Haslindah
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesadaran konsumen dan etika konsumsi Islam terhadap keputusan pembelian produk fast fashion pada konsumen Muslim Generasi Z di Kabupaten Bone. Penelitian dilatarbelakangi oleh meningkatnya konsumsi produk fast fashion di kalangan generasi muda yang berpotensi menimbulkan perilaku konsumtif dan dampak lingkungan, sementara nilai-nilai konsumsi Islam mengajarkan prinsip kesederhanaan dan tanggung jawab. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 97 responden yang merupakan konsumen Muslim Generasi Z di Kabupaten Bone dan pernah membeli produk fast fashion. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, sedangkan analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t hitung 2,669 dan signifikansi 0,009. Sebaliknya, etika konsumsi Islam tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t hitung -0,075 dan signifikansi 0,940. Secara simultan, kesadaran konsumen dan etika konsumsi Islam berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,234 menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan 23,4% variasi keputusan pembelian. Penelitian ini menawarkan kebaruan dengan mengintegrasikan aspek kesadaran konsumen dan etika konsumsi Islam dalam konteks perilaku pembelian fast fashion pada Generasi Z Muslim.
Peran Lembaga Non Bank terhadap UMKM di Kabupaten Bone (Studi Kasus Koperasi Serba Usaha Mitra Harapan) Andi Tendri Ungke; Ahmad Abdul Mutalib; Muhammad Abdi Buhasyim
Journal Social Society Vol. 5 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.1.2025.707

Abstract

Urgensi penguatan peran lembaga keuangan non-bank, khususnya koperasi, dalam mendukung keberlangsungan dan pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang merupakan pilar utama perekonomian daerah. Koperasi sebagai lembaga keuangan syariah berpotensi menjadi solusi alternatif pembiayaan yang adil dan berkelanjutan bagi pelaku usaha kecil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan akad-akad pembiayaan syariah serta peran Koperasi Serba Usaha Mitra Harapan dalam mendukung pengembangan UMKM binaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari lima pengurus koperasi dan lima pelaku UMKM yang menjadi mitra koperasi. Lokasi penelitian berada di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, dengan fokus pada wilayah operasional koperasi tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Koperasi Serba Usaha Mitra Harapan telah menerapkan berbagai akad pembiayaan syariah seperti murabahah, mudharabah, musyarakah, qardh, dan ijarah. Koperasi ini juga berperan aktif dalam pemberdayaan anggota melalui pendampingan usaha dan edukasi kewirausahaan. Pembiayaan yang fleksibel, cepat, dan bebas riba terbukti menjadi solusi nyata bagi pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya. Selain itu, pendekatan koperasi yang mengedepankan prinsip syariah seperti keadilan, transparansi, dan kekeluargaan berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi anggota. Dengan demikian, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga keuangan alternatif, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan UMKM di tingkat lokal.
The Strategy of Mosques as a Medium for Economic Empowerment of the Muslim Community in Watampone City Rosmini Rosmini; Arifin Sahaka; Ahmad Abdul Mutalib
Green Economics: International Journal of Islamic and Economic Education Vol. 2 No. 4 (2025): October: Green Economics: International Journal of Islamic and Economic Educati
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70062/greeneconomics.v2i4.344

Abstract

This study examines and analyzes the strategies of mosques as a medium for empowering the community's economy in the city of Watampone. The main focus of the research is to identify the types of strategies implemented by mosques, the challenges faced in carrying out economic programs, and to formulate effective strategies for improving community welfare based on mosque-centered initiatives.The research method used is qualitative descriptive, with data collected through interviews, observations, and documentation of four main mosques in Watampone City: Masjid Agung al-Malkaz al-Ma’arif, Masjid Nurul Hamirah, Masjid Tua Al-Mujahidin, and Masjid Songko’ Recca. The findings reveal that mosques in Watampone have implemented two strategic approaches to economic empowerment: offline (physical) and online (digital). (1) Offline strategies are carried out through the utilization of physical assets such as hall rentals, the establishment of business units, and the organization of social and educational activities.(2) Online strategies are still limited to the use of QRIS for donations and da'wah media, and have not yet extended to digital economic empowerment such as sharia-based marketplaces or online training platforms. In practice, mosques utilize several Islamic economic contracts, including ijarah, muḍarabah, and wakalah. The implementation of these empowerment programs faces several internal and external challenges. This study formulates six effective strategies to address these challenges. These findings are expected to serve as strategic recommendations for mosque administrators, government institutions, and the broader community in enhancing the role of mosques as centers of community economic empowerment.