Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Cooking Class dalam Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini serta Implikasinya terhadap Perlindungan Anak di Lingkungan Sekolah Nur Indah Sari; Rahmawati Jamil Hasibuan
Jurnal Kajian dan Inovasi Ilmu (JKII) Vol. 2 No. 2 (2026): November
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/jkii.v2.i2.1

Abstract

Perkembangan motorik halus merupakan aspek penting dalam tumbuh kembang anak usia dini yang mendukung berbagai aktivitas belajar. Pembelajaran berbasis pengalaman seperti Cooking Class diyakini mampu memberikan stimulasi motorik sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman bagi anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Cooking Class dalam meningkatkan koordinasi mata–tangan, kekuatan jari, dan fleksibilitas gerak anak usia dini serta implikasinya terhadap perlindungan anak di lingkungan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experimental design pada anak usia 5–6 tahun di RA Baitul Ibadah Kecamatan Binjai Barat. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi perkembangan motorik halus dan dianalisis secara deskriptif dengan didukung perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cooking Class meningkatkan seluruh indikator motorik halus, dengan peningkatan tertinggi pada koordinasi mata–tangan. Selain itu, penerapan kegiatan yang terstruktur, penggunaan alat dan bahan yang aman, serta pendampingan guru selama proses pembelajaran mendukung terciptanya lingkungan belajar yang selaras dengan prinsip perlindungan anak. Dengan demikian, Cooking Class dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan motorik halus sekaligus memperkuat praktik pembelajaran yang aman di satuan Pendidikan Anak Usia Dini.
Individual Learning Gains and Practical Effect of Cooking Class-Based Learning on Fine Motor Development in Early Childhood Nur Indah Sari; Rahmawati Jamil Hasibuan
International Journal of Science and Society (IJSS) Vol. 2 No. 2 (2026): December
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/ijss.v2.i2.2

Abstract

Fine motor development in early childhood requires meaningful, hands-on, and developmentally appropriate learning experiences. Cooking activities provide children with opportunities to perform coordinated hand and finger movements while engaging in contextual learning. However, group average scores alone may not fully describe how individual children respond to a learning intervention. This study aimed to analyze individual learning gains and the practical effect of cooking class-based learning on fine motor development among children aged 5–6 years. A quantitative quasi-experimental approach with a pretest-posttest control group was employed involving 40 children at RA Baitul Ibadah, Binjai Barat, consisting of 20 children in an experimental group and 20 children in a control group. Data were collected using an observation instrument assessing children's fine motor performance and analyzed using absolute learning gain, normalized gain, standardized effect size, and probability of superiority. The experimental group increased from a mean pretest score of 23.80 to a posttest score of 37.55, producing a mean gain of 13.75 points. The control group increased from 19.30 to 26.75, producing a mean gain of 7.45 points. The difference in mean gain between groups was 6.30 points. The standardized effect size was approximately 1.68 based on Hedges' g, indicating a large practical effect. Furthermore, 90% of children in the experimental group achieved at least a moderate normalized gain, compared with 45% in the control group. These findings indicate that structured cooking class activities provide a substantial practical advantage for fine motor development. Cooking activities can therefore be integrated into early childhood learning as an experiential strategy for stimulating children's fine motor abilities while maintaining appropriate safety supervision.