Ahmad Indra Harahap
Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Akurasi Aplikasi Smartphone dalam Pengukuran Detak Jantung Menurun pada Aktivitas Intensitas Tinggi Dibandingkan Alat Konvensional Ahmad Indra Harahap; Borkat Lubis; Vanden Samuel; Stepfany Lasma Rito; Ronaldo Paulus Sitorus; Tori Siahaan; Robert Mendrofa
Indonesian Journal of Education And Computer Science Vol. 4 No. 1 (2026): INDOTECH - April 2026
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60076/indotech.v4i1.2023

Abstract

Perkembangan teknologi dalam pemantauan kondisi fisiologis telah mendorong penggunaan aplikasi smartphone berbasis photoplethysmography (PPG) untuk mengukur detak jantung. Namun, akurasi pengukuran masih menjadi permasalahan utama jika dibandingkan dengan alat konvensional yang telah terstandarisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan akurasi pengukuran detak jantung antara aplikasi smartphone dan alat konvensional pada berbagai tingkat intensitas aktivitas kardiovaskular. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen komparatif terhadap 15 subjek. Pengukuran dilakukan menggunakan aplikasi smartphone dan heart rate monitor pada kondisi istirahat, aktivitas ringan, sedang, dan tinggi, kemudian dianalisis menggunakan selisih dan persentase error. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi smartphone memiliki akurasi yang baik pada kondisi intensitas rendah, namun mengalami penurunan seiring meningkatnya intensitas aktivitas. Sebaliknya, alat konvensional menunjukkan hasil yang lebih stabil dan konsisten pada seluruh kondisi pengukuran. Dengan demikian, aplikasi smartphone dapat digunakan sebagai alternatif pemantauan detak jantung untuk aktivitas intensitas rendah hingga sedang, tetapi belum mampu menggantikan alat konvensional pada aktivitas dengan kebutuhan akurasi tinggi
Peningkatan Akurasi Deteksi Anomali Biomekanika melalui Model Probabilistik Berbasis Fusi Vision Ahmad Indra Harahap
Indonesian Journal of Education And Computer Science Vol. 4 No. 1 (2026): INDOTECH - April 2026
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60076/indotech.v4i1.2039

Abstract

Risiko cedera lumbal dan ACL pada atlet powerlifting akibat deviasi teknik mikro menuntut adanya instrumen pemantau biomekanika yang presisi namun ekonomis. Penelitian ini bertujuan mengonstruksi Model Probabilistik Deteksi Anomali yang memfusikan algoritma Computer Vision dengan Logika Geometri Euclidean sebagai detektor gerak waktu nyata. Metode penelitian melibatkan fusi estimasi pose MediaPipe dengan protokol validasi biomedis untuk menetapkan ambang batas aman pada gerakan Squat, Bench Press, dan Deadlift. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model mampu mendeteksi deviasi teknik dengan tingkat akurasi sebesar 93% dan latensi komputasi di bawah 50 milidetik, yang memungkinkan umpan balik visual korektif secara instan. Verifikasi klinis oleh pakar biomedis mengonfirmasi bahwa landmark digital memiliki korelasi tinggi dengan standar teknik baku. Simpulannya, integrasi vision-probabilistik ini menyediakan solusi pemantauan biomekanika mandiri yang efektif untuk menekan prevalensi cedera pada atlet tanpa bergantung pada perangkat laboratorium yang mahal