Mia Revi Ukhtiani
Universitas Primagraha, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Historiografi dan Nilai Pendidikan-Kepemimpinan Dalam Sirah Nabawiyah (Tinjauan Literatur Periode Mekkah dan Madinah) Benies Husaeni; Sofwatillah Amin; Itoh Masitoh; Mia Revi Ukhtiani; Ika Safitri
Ashlach : Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 01 (2026): Ashlach: Journal Of Islamic Education (April)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ashlach.v4i01.789

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan historiografi sirah Nabi Muhammad saw dari periode klasik hingga modern serta mengkaji nilai pendidikan, dan kepemimpinan yang termanifestasi dalam dua fase utama kenabian, yakni periode mekkah dan madinah. Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif  dengan desain yang digunakan literature review deskriptif-analistis dengan mengkaji karya-karya klasik sirah dan penelitian ilmiah kontemporer. Data dianalisis secara tematik dengan mengelompokkan temuan pada tiga fokus, Historiografi sirah, periode mekkah dan madinah. Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa historiografi sirah mengalami evolusi signifikan dari pendekatan naratif-riwayat menuju analisis tematik-historis. Implikasi: Penelitian ini memberikan implikasi terhadap model pendidikan karakter berbasis tauhid dan akhlak pada periode mekkah dan periode madinah memperlihatkan implementasi kepemimpinan sosial-politik berbasih nilai islam, sehingga dapat diadopsi dalam dunia pendidikan. Orisinalitas: Penelitian ini memberikan kontribusi yang relevan sebagai model pendiidkan karakter dan kepemimpinan transformasi di era modern.
Implementasi Nilai-Nilai Akhlak Tasawuf Dalam Pembentukan Karakter Santri Di Pondok Pesantren Ushuludin Lampung Selatan Ahmad Wahyudin; Nurusshofi Hamalatil Jannah; Mia Revi Ukhtiani; Deni Rusli
Ashlach : Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 01 (2026): Ashlach: Journal Of Islamic Education (April)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ashlach.v4i01.917

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai akhlak tasawuf dalam pembentukan karakter santri di Pondok Pesantren Ushuludin Lampung Selatan. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pengasuh, ustaz, dan santri Pondok Pesantren Ushuludin Lampung Selatan. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai akhlak tasawuf dilakukan melalui pembiasaan ibadah, pengajian kitab-kitab akhlak dan tasawuf, keteladanan guru, kegiatan dzikir, mujahadah, serta penerapan disiplin pesantren. Nilai-nilai tasawuf yang dominan ditanamkan meliputi keikhlasan, kesabaran, tawadhu', zuhud, syukur, dan tanggung jawab. Proses internalisasi nilai tersebut mampu membentuk karakter santri yang religius, disiplin, mandiri, jujur, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Faktor pendukung implementasi meliputi lingkungan pesantren yang kondusif, peran aktif pengasuh dan ustaz, serta program pembinaan yang berkelanjutan. Adapun faktor penghambatnya antara lain pengaruh lingkungan luar pesantren dan latar belakang santri yang beragam. Implikasi: Implementasi nilai akhlak tasawuf yang terintegrasi dalam Panca Jiwa Pondok memberikan implikasi praktis mengenai pentingnya standardisasi manajemen kesantrian berbasis pembiasaan dan keteladanan nyata untuk membentuk karakter spiritual santri. Orisinalitas: Orisinalitas dari penelitian terletak pada langkah pemaduan antara nilai-nilai akhlak tasawuf amali (seperti takhalli, tahalli, dan tajalli) dengan nilai-nilai lokal Panca Jiwa Pondok Pesantren Ushuludin Lampung Selatan dalam menjawab tantangan moral santri di era globalisasi.