Irma Hartati
Universitas Sains Cut Nyak Dhien Langsa, Provinsi Aceh

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Video Edukasi Tentang Diet Dash Terhadap Pengetahuan Lansia Pada Penderita Hipertensi di Desa Matang Cincin Putri Afriliani; Ajma’in; Irma Hartati
Teewan Journal Solutions Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/5e8dta41

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang paling banyak diderita lansia dan menjadi penyebab utama kematian akibat penyakit kardiovaskular; di Desa Matang Cincin terdapat 27 lansia berusia 60–70 tahun yang menderita hipertensi, namun sebagian besar belum pernah mendapatkan informasi mengenai Diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) sebagai pendekatan non-farmakologis dalam pengelolaan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui video edukasi tentang Diet DASH terhadap tingkat pengetahuan lansia penderita hipertensi, menggunakan quasi eksperimen, one group pre-test post-test dengan 27 responden (total sampling), intervensi disampaikan melalui metode door to door, dan analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi mayoritas responden (70,4%) berada pada kategori pengetahuan cukup dan 29,6% kategori baik, sedangkan setelah diberikan video edukasi seluruh responden (100%) mencapai kategori pengetahuan baik, dengan nilai signifikansi uji Wilcoxon sebesar 0,000 (p < 0,05) Kesimpulannya, terdapat pengaruh signifikan pemberian pendidikan kesehatan melalui video edukasi terhadap peningkatan pengetahuan lansia penderita hipertensi tentang Diet DASH di Desa Matang Cincin.  
Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial Dengan Kualitas Tidur Pada Remaja  di SMP Negeri 1 Simpang Ulim Wirdhatul Olla; Irma Hartati; Ajmain
Public Health Journal Vol. 1 No. 3 (2024): October–December, Global Public Health
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/0d30pe06

Abstract

Berdasarkan hasil Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), tingkat penetrasi internet di Indonesia meningkat menjadi 79,5%, khususnya dikalangan remaja yang menyebabkan terganggunya proses tidur sehingga kualitas serta pola tidur menjadi buruk. Penelitian ini di lakukan untuk mengetahui hubungan intensitas penggunaan media sosial dengan kualitas tidur pada remaja di SMP Negeri 1 Simpang Ulim. Penelitian ini merupakan penelitian jenis analytic yang bersifat cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII dan VIII SMP Negeri 1 Simpang Ulim yang menggunakan smartphone sebanyak 44 orang dengan teknik total sampling. Analisa data dilakukan dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 44 responden sebagian menggunakan media sosial dalam kategori rendah sebanyak 16 responden (36,4%) dan sebagian besar menggunakan media sosial dalam kategori sedang sebanyak 13 responden (29,5%), sebagian besar remaja di SMP Negei 1 Simpang Ulim memiliki kualitas tidur baik sebanyak 28 responden (63,3%). Ada hubungan intensitas penggunaan media sosial dengan kualitas tidur pada remaja dengan p-value 0,005 (p<0,05). Bagi SMP Negeri 1 Simpang Ulim untuk memberikan informasi tentang durasi penggunaan media sosial yang berpengaruh terhadap kualitas tidur pada siswa sehingga diharapkan siswa lebih memperhatikan kualitas tidur mereka dan juga dapat membatasi penggunaan media sosial pada malam hari agar kebutuhan tidur mereka cukup.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan (Penkes) Terhadap Peningkatan Pengetahuan Untuk Mencegah Acne Vulgaris di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Seruway Sevi Anjani; Mailisna; Irma Hartati
Public Health Journal Vol. 1 No. 3 (2024): October–December, Global Public Health
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/42yqwz49

Abstract

Peningkatan pengetahuan tentang acne vulgaris dapat dilakukan dengan memberikan pendidikan kesehatan. Pendidikan kesehatan adalah upaya persuasi atau pembelajaran kepada seseorang agar mau melakukan tindakan-tindakan untuk memelihara atau meningkatkan taraf kesehatan. Tujuan Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan (penkes) terhadap peningkatan pengetahuan untuk mencegah acne vulgaris di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Seruway. Metode : Penelitian quasi eksperimen dengan menggunakan desain one group pretest-postest. Sampel dalam penelitian ini adalah remaja kelas VII dengan total 60 siswa SMP Negeri 2 Seruway dengan teknik total sampling. Analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji wilcoxon. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan pendidikan kesehatan pengetahuan siswa tentang mencegah acne vulgaris sebagian besar cukup sebanyak 50 responden (83,3%) dengan rata-rata skor 6,4 dengan standar deviasi 0,907 dan confidence interval (5-9). Setelah diberikan pendidikan kesehatan sebagian besar pengetahuan dalam kategori baik sebanyak 47 responden (78,3%) dengan rata-rata skor meningkat menjadi 8,8 dengan standar deviasi 1,127 dan confidence interval (7-8). Ada pengaruh pendidikan kesehatan (penkes) terhadap peningkatan pengetahuan untuk mencegah acne vulgaris dengan p-value 0,000 (p<0,05). Kesimpulan : Ada pengaruh pendidikan kesehatan (penkes) terhadap peningkatan pengetahuan untuk mencegah acne vulgaris di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Seruway. Saran : Bagi remaja agar menambah wawasan tentang cara pencegahan acne vulgaris, dapat mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari seperti batasi makanan tinggi gula dan kalori, bersihkan wajah secara rutin, olahraga teratur dan perbanyak konsumsi air putih serta kelola stres.