Usaha laundry merupakan sektor jasa yang membutuhkan pengelolaan transaksi, data pelanggan, status cucian, dan laporan keuangan secara cepat dan akurat. Lyora Laundry sebagai mitra kegiatan masih menghadapi kendala dalam proses operasional, seperti pencatatan transaksi manual, risiko kesalahan data, keterlambatan informasi status cucian, serta lambatnya penyusunan laporan. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan digitalisasi manajemen Lyora Laundry melalui pengembangan sistem informasi berbasis website guna meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan. Metode pelaksanaan menggunakan model Waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan evaluasi. Sistem dikembangkan menggunakan framework Laravel dan basis data MySQL, dengan fitur utama meliputi manajemen pelanggan, pencatatan transaksi, tracking status cucian, pelaporan keuangan, dan notifikasi layanan. Pengujian dilakukan menggunakan Black Box Testing dan evaluasi usability menggunakan System Usability Scale (SUS). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem mampu mempercepat proses pencatatan transaksi sebesar 65,4%, menurunkan tingkat kesalahan pencatatan sebesar 87,8%, mempercepat pembuatan laporan dari 120 menit menjadi 10 menit, serta meningkatkan akurasi data pelanggan dari 78,5% menjadi 98,2%. Evaluasi usability yang dilakukan terhadap [jumlah responden] pengguna internal menghasilkan skor rata-rata SUS sebesar 82,5 dan termasuk dalam kategori sangat baik (excellent). Dengan demikian, digitalisasi manajemen Lyora Laundry melalui sistem informasi berbasis website terbukti membantu meningkatkan efisiensi operasional, akurasi data, dan kualitas layanan kepada pelanggan.