Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelaksanaan Preservasi Rehabilitasi Jalan Menggunakan Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) Pada Jalan Trisula Sekip Jaya Kota Palembang Raihan Afzalurrahman; Ely Mulyati; Ramdi Ramdi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.11060

Abstract

Jalan merupakan infrastruktur transportasi yang memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi barang, dan pertumbuhan ekonomi. Seiring meningkatnya volume lalu lintas dan pengaruh lingkungan, kondisi perkerasan jalan mengalami penurunan kualitas sehingga diperlukan kegiatan preservasi dan rehabilitasi untuk mempertahankan fungsi pelayanan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui material yang digunakan, alat berat yang diterapkan, serta mekanisme pelaksanaan preservasi rehabilitasi jalan menggunakan Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) pada Jalan Trisula Sekip Jaya Kota Palembang. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, dokumentasi, serta studi literatur yang berkaitan dengan pekerjaan rehabilitasi jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa material utama yang digunakan terdiri atas campuran Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) dan lapisan perekat (tack coat). Peralatan utama yang digunakan meliputi dump truck sebagai alat pengangkut campuran aspal, asphalt finisher sebagai alat penghampar, dan tandem roller sebagai alat pemadat. Pelaksanaan pekerjaan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu pembersihan area kerusakan, penyemprotan lapis perekat, penghamparan campuran AC-WC, dan pemadatan hingga mencapai kepadatan yang dipersyaratkan. Pelaksanaan pekerjaan yang sesuai prosedur menghasilkan lapisan perkerasan yang lebih rata, padat, dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan jalan. Dengan demikian, penggunaan AC-WC pada kegiatan preservasi rehabilitasi jalan terbukti efektif dalam memperbaiki kondisi permukaan jalan serta mendukung keamanan, kenyamanan, dan keberlanjutan fungsi infrastruktur transportasi.
Pelaksanaan Perbaikan Jalan Dengan Metode Patching Asphalt Pada Jalan Opi Raya Seberang Ulu I Kota Palembang Hardeanni Aprilia; Ely Mulyati; Ramdi Ramdi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.11061

Abstract

Jalan merupakan infrastruktur transportasi yang berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi. Kerusakan perkerasan jalan yang disebabkan oleh beban lalu lintas, faktor lingkungan, serta penurunan kualitas struktur dapat menurunkan tingkat pelayanan jalan dan membahayakan keselamatan pengguna. Salah satu metode pemeliharaan yang umum diterapkan untuk menangani kerusakan lokal pada perkerasan jalan adalah metode patching asphalt. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui material yang digunakan, peralatan yang diterapkan, serta tahapan pelaksanaan perbaikan jalan dengan metode patching asphalt pada Jalan Opi Raya Seberang Ulu I Kota Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan selama kegiatan magang, dokumentasi pekerjaan, serta studi literatur yang berkaitan dengan pemeliharaan jalan dan metode patching asphalt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa material utama yang digunakan dalam pekerjaan perbaikan jalan adalah Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) sebagai material tambalan dan tack coat sebagai lapis perekat antarlapisan. Peralatan utama yang digunakan meliputi dump truck, asphalt finisher, dan tandem roller. Tahapan pelaksanaan pekerjaan terdiri atas pembersihan area kerusakan, penyemprotan tack coat, penghamparan campuran AC-WC, dan pemadatan menggunakan tandem roller. Pelaksanaan setiap tahapan sesuai prosedur teknis menghasilkan perbaikan yang efektif dalam mengembalikan fungsi perkerasan, meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, serta mendukung keberlanjutan umur layanan jalan. Metode patching asphalt terbukti menjadi solusi pemeliharaan yang praktis, cepat, dan efisien untuk menangani kerusakan perkerasan jalan secara lokal.
Pelaksanaan Pekerjaan Rehabilitasi Jalan Menggunakan Pekerasan Beton Pada Ruas Jalan Tanjung Barangan, Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat 1, Kota Palembang Made Bayu Pratama; Ely Mulyati; Ramdi Ramdi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.11062

Abstract

Jalan merupakan infrastruktur transportasi yang memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Kerusakan jalan yang terjadi akibat faktor umur perkerasan, beban lalu lintas, serta pengaruh lingkungan dapat menurunkan tingkat kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Oleh karena itu, diperlukan upaya rehabilitasi untuk mengembalikan fungsi jalan agar dapat beroperasi secara optimal. Tujuan dari kegiatan magang ini adalah untuk mengetahui proses pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi jalan menggunakan perkerasan beton serta mengidentifikasi peralatan yang digunakan pada pekerjaan rehabilitasi Jalan Tanjung Barangan, Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang. Metode yang digunakan dalam penyusunan laporan ini adalah metode deskriptif melalui observasi langsung di lapangan, dokumentasi kegiatan, studi literatur, serta pengumpulan data dari pihak pelaksana proyek. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pelaksanaan rehabilitasi jalan dilakukan secara bertahap yang meliputi survei dan persiapan pekerjaan, pembersihan lokasi, pemasangan bekisting, pengecoran beton mutu K-300, pemadatan, perataan permukaan, dan penghalusan (grinding). Peralatan utama yang digunakan meliputi truk molen (concrete mixer truck), gerobak dorong (wheelbarrow), jidar (screed board), sekop (shovel), dan ember (bucket). Pelaksanaan setiap tahapan pekerjaan sesuai metode kerja yang direncanakan mampu menghasilkan perkerasan beton yang lebih kuat, rata, dan memiliki daya tahan yang lebih baik terhadap beban lalu lintas. Dengan demikian, rehabilitasi jalan menggunakan perkerasan beton pada ruas Jalan Tanjung Barangan dapat meningkatkan kualitas pelayanan jalan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan serta memperpanjang umur layanan perkerasan.