Lansia memiliki risiko tinggi terhadap penyakit degeneratif seperti hipertensi, yang disebabkan oleh perubahan tekanan darah seiring bertambahnya usia dan penurunan kondisi fisik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Alue Pisang Kecamatan Alue Batee Kabupaten Aceh Barat Daya Metode penelitian yaitu penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini yaitu 144 lansia di desa Alue Pisang Kecamatan Alue Batee Kabupaten Aceh Barat Daya. Cara pengambilan sampel dengan teknik Purpossive Sampling dengan jumlah sampel 59 orang, penelitian dilakukan pada Juni 2025 dan teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil analisa uji chi square diketahui ada hubungan faktor aktifitas fisik dengan p value (0,000), kebiasaan konsumsi kopi dengan P Value (0,020) dan diet rendah garam dengan p value (0,000) dengan hipertensi pada lansia di desa Alue Pisang Kecamatan Alue Batee Kabupaten Aceh Barat Daya. Hasil uji regresi binary logistic faktor dominan yang mempengaruhi hipertensi pada lansia di desa Alue Pisang adalah diet rendah garam karena memiliki nilai Odd Ratio paling besar (OR=16.158). Sesuai model tersebut dapat disimpulkan bahwa lansia dengan diet rendah garam tidak terkontrol akan beresiko lebih tinggi mengalami hipertensi dibandingkan lansia dengan diet rendah garam terkontrol. Diharapkan hasil penelitian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peneliti terkait tentang pengetahuan pasien hipertensi terhadap penanganan penyakit hipertensi.