Arwinence Pramadewi
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh budaya organisasi, disiplin kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Suntara Gajapati M. Ilham Fadhillah; Arwinence Pramadewi; Rahmat Junaidi
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.982

Abstract

Tujuan –  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi, disiplin kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Suntara Gajapati. Desain/metodologi/pendekatan – Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 55 orang karyawan bagian produksi PT. Suntara Gajapati yang sekaligus dijadikan sebagai sampel dengan menggunakan metode total sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden, sedangkan analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 25. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Selain itu, secara simultan budaya organisasi, disiplin kerja, dan motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini memiliki keterbatasan karena hanya menggunakan tiga variabel independen (budaya organisasi, disiplin kerja, dan motivasi kerja) yang mewakili sebagian kecil dari faktor-faktor yang dapat memengaruhi kinerja karyawan. Selain itu, terdapat keterbatasan waktu dalam pelaksanaan penelitian yang dapat memengaruhi perolehan hasil maksimal. Implikasi – Secara praktis, manajemen PT. Suntara Gajapati disarankan untuk mengevaluasi pembagian beban kerja, memperjelas Standar Operasional Prosedur (SOP), menerapkan pendekatan reward and punishment yang proporsional, serta meninjau sistem kompensasi. Secara teoritis, temuan ini memperkuat teori perilaku organisasi bahwa budaya, disiplin, dan motivasi berperan krusial dalam pencapaian kinerja. Kebaruan – Penelitian ini memberikan sudut pandang yang lebih komprehensif dengan menguji variabel budaya organisasi, disiplin kerja, dan motivasi kerja secara simultan, di mana sebagian besar penelitian terdahulu hanya menguji variabel-variabel tersebut secara terpisah, dengan fokus pada industri manufaktur di Dumai.
Pengaruh kompetensi, motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja guru pada SMAN Bernas Binsus, Provinsi Riau Bagas Aditya; Rosnelly Roesdi; Arwinence Pramadewi
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1161

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi, motivasi kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja guru di SMAN Bernas Binsus Provinsi Riau. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian terdiri atas seluruh guru PNS SMAN Bernas Binsus Provinsi Riau yang berjumlah 42 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi, motivasi kerja, dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, baik secara parsial maupun simultan. Berdasarkan nilai standardized beta, motivasi kerja merupakan variabel yang paling dominan memengaruhi kinerja guru dibandingkan dengan kompetensi dan lingkungan kerja. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini hanya dilakukan pada satu sekolah dengan jumlah responden yang relatif terbatas, sehingga hasil penelitian belum dapat digeneralisasikan pada seluruh sekolah menengah atas di Provinsi Riau maupun wilayah lainnya. Implikasi – Hasil penelitian memberikan implikasi bagi pihak sekolah untuk meningkatkan kinerja guru melalui penguatan motivasi kerja, peningkatan kompetensi melalui program pelatihan dan pengembangan profesional berkelanjutan, serta penciptaan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan kondusif. Kebaruan – Penelitian ini mengintegrasikan kompetensi, motivasi kerja, dan lingkungan kerja dalam menjelaskan kinerja guru dalam konteks sekolah unggulan berasrama (Binsus), yang masih relatif terbatas dikaji dalam penelitian sebelumnya.