Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi, motivasi kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja guru di SMAN Bernas Binsus Provinsi Riau. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian terdiri atas seluruh guru PNS SMAN Bernas Binsus Provinsi Riau yang berjumlah 42 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi, motivasi kerja, dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, baik secara parsial maupun simultan. Berdasarkan nilai standardized beta, motivasi kerja merupakan variabel yang paling dominan memengaruhi kinerja guru dibandingkan dengan kompetensi dan lingkungan kerja. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini hanya dilakukan pada satu sekolah dengan jumlah responden yang relatif terbatas, sehingga hasil penelitian belum dapat digeneralisasikan pada seluruh sekolah menengah atas di Provinsi Riau maupun wilayah lainnya. Implikasi – Hasil penelitian memberikan implikasi bagi pihak sekolah untuk meningkatkan kinerja guru melalui penguatan motivasi kerja, peningkatan kompetensi melalui program pelatihan dan pengembangan profesional berkelanjutan, serta penciptaan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan kondusif. Kebaruan – Penelitian ini mengintegrasikan kompetensi, motivasi kerja, dan lingkungan kerja dalam menjelaskan kinerja guru dalam konteks sekolah unggulan berasrama (Binsus), yang masih relatif terbatas dikaji dalam penelitian sebelumnya.