Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Siswa Nurul Islam Silo dalam Produksi Teh Kantong dari Edible Flowers Kuswati Kuswati; Sulifah A Hariani; Maria Belgis; Aliza Zahro; Nadhiratuzzahra A D
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i2.1695

Abstract

Desa Silo melingkupi beragam jenis pendidikan, salah satunya Ponpes Nurul Islam Silo. Lembaga non-profit ini mengintegrasikan pendidikan pesantren dan formal yang menitikberatkan pada program keagamaan, pengetahuan serta skills siswa. Namun, limitasi finansial menyebabkan rendahnya program diversifikasi pembelajaran yang sangat penting untuk membekali siswa. Di sisi lain, Desa Silo mendukung tumbuhnya banyak habitus tanaman budidaya maupun non-budidaya (tumbuh liar). Tren masyarakat urban yang beralih ke konsep natural ingredient menciptakan potensi besar untuk mengoptimalkan kekayaan SDA lokal dan tumbuhan liar tersebut. Sayangnya, pemanfaatan ini menghadapi tantangan karena pengetahuan pangan lokal masih didominasi generasi tua, serta belum spesifik menyasar potensi bagian tumbuhan liar seperti bunga (edible flowers) yang bernilai ekonomi tinggi. Oleh sebab itu, tujuan pengabdian adalah meningkatkan pengetahuan siswa MTs dan MA Nuris Silo tentang bunga liar yang dapat dikonsumsi, serta memberikan keterampilan pemanfaatan bunga menjadi olahan minuman sehat berupa teh. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan Capacity Building melalui ceramah dan diskusi interaktif tentang konsep, jenis, manfaat, dan prosedur pengolahan teh bunga. Selanjutnya, kegiatan pelatihan berupa praktikum agar siswa terampil dalam pembuatan teh kantong sebagai inovasi produk. Berdasarkan asesmen pretest dan posttest pada 30 siswa, didapatkan peningkatan pengetahuan siswa dengan rerata 4,86 tentang jenis edible flowers, contoh makanan olahan, serta potensi usaha. Adapun keterampilan membuat teh kantong menggunakan 6 jenis bunga menghasilkan teh bunga sepatu yang paling disukai dengan skor preferensi 15,8/20 berdasarkan uji hedonik dengan parameter tampilan, aroma, rasa, dan warna, sedangkan teh paling kurang disukai adalah marigold. Pengabdian ini membuka peluang wirausaha kreatif berbasis bunga lokal lainnya.