Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat

Pemberdayaan Siswa Nurul Islam Silo dalam Produksi Teh Kantong dari Edible Flowers

Kuswati Kuswati (Universitas Jember)
Sulifah A Hariani (Universitas Jember)
Maria Belgis (Universitas Jember)
Aliza Zahro (Universitas Jember)
Nadhiratuzzahra A D (Universitas Jember)



Article Info

Publish Date
26 Jun 2026

Abstract

Desa Silo melingkupi beragam jenis pendidikan, salah satunya Ponpes Nurul Islam Silo. Lembaga non-profit ini mengintegrasikan pendidikan pesantren dan formal yang menitikberatkan pada program keagamaan, pengetahuan serta skills siswa. Namun, limitasi finansial menyebabkan rendahnya program diversifikasi pembelajaran yang sangat penting untuk membekali siswa. Di sisi lain, Desa Silo mendukung tumbuhnya banyak habitus tanaman budidaya maupun non-budidaya (tumbuh liar). Tren masyarakat urban yang beralih ke konsep natural ingredient menciptakan potensi besar untuk mengoptimalkan kekayaan SDA lokal dan tumbuhan liar tersebut. Sayangnya, pemanfaatan ini menghadapi tantangan karena pengetahuan pangan lokal masih didominasi generasi tua, serta belum spesifik menyasar potensi bagian tumbuhan liar seperti bunga (edible flowers) yang bernilai ekonomi tinggi. Oleh sebab itu, tujuan pengabdian adalah meningkatkan pengetahuan siswa MTs dan MA Nuris Silo tentang bunga liar yang dapat dikonsumsi, serta memberikan keterampilan pemanfaatan bunga menjadi olahan minuman sehat berupa teh. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan Capacity Building melalui ceramah dan diskusi interaktif tentang konsep, jenis, manfaat, dan prosedur pengolahan teh bunga. Selanjutnya, kegiatan pelatihan berupa praktikum agar siswa terampil dalam pembuatan teh kantong sebagai inovasi produk. Berdasarkan asesmen pretest dan posttest pada 30 siswa, didapatkan peningkatan pengetahuan siswa dengan rerata 4,86 tentang jenis edible flowers, contoh makanan olahan, serta potensi usaha. Adapun keterampilan membuat teh kantong menggunakan 6 jenis bunga menghasilkan teh bunga sepatu yang paling disukai dengan skor preferensi 15,8/20 berdasarkan uji hedonik dengan parameter tampilan, aroma, rasa, dan warna, sedangkan teh paling kurang disukai adalah marigold. Pengabdian ini membuka peluang wirausaha kreatif berbasis bunga lokal lainnya.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

abdi

Publisher

Subject

Education Environmental Science Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Abdi bertujuan untuk memfasilitasi publikasi artikel yang disarikan dari hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Jurnal Abdi ini membatasi pengabdian masyarakat yang berada dalam ruang lingkup bidang: Pembangunan manusia dibidang pendidikan dan Sosio-Humaniora, Pengentasan kemiskinan, ...