Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Plankton Biodiversity as an Indicator of the Health of the Estuary Ecosystem in Sinjai Regency, South Sulawesi A Liswahyuni; Andi Tenriawaruwaty AR Zulkifli; Uspar Uspar; Irfan Fauzi; Ridha Alamsyah; Armita Permatasari
Poltanesa Vol 27 No 1 (2026): June 2026
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v27i1.3617

Abstract

River estuaries are highly dynamic estuarine ecosystems. These ecosystems are sensitive to environmental changes, both caused by natural factors and human activities. Plankton community structure plays a crucial role as a biological indicator that reflects the ecological conditions and fertility levels of a body of water. This study aimed to analyze the diversity and abundance of plankton in five river estuaries in Sinjai Regency, including Lappa, Sinjai, Baringeng, Bua, and Pattongko Stations. This study also assessed the relationship between plankton presence and water physicochemical parameters. Sampling was conducted purposively, and plankton identification was performed microscopically. The results showed that 19 species of phytoplankton and 4 species of zooplankton were successfully identified. Diatoms dominated the phytoplankton species, such as Chaetoceros affinis, Nitzschia sigma, and Skeletonema costatum. The dominance of diatoms indicates water conditions ranging from mesotrophic to eutrophic, influenced by nutrient inputs in the form of nitrate and phosphate from land-based activities. The ANOVA test results showed no significant differences between stations (p > 0.05), indicating homogeneity of estuarine ecosystem conditions across all observation locations. Environmental parameters such as temperature (27–32°C), salinity (1–19 ppt), pH (6.1–7.8), high dissolved oxygen, and nutrient variations also play a role in plankton distribution. These findings provide important baseline information for estuarine ecosystem monitoring and sustainable coastal area management based on bioindicators in Sinjai Regency.
Pembuatan Stik Ikan Tongkol untuk Pemberdayaan Istri Nelayan di Desa Tongke-tongke Kecamatan Sinjai Timur Irfan Fauzi; Andi Tenriawaruwaty; A.Ridha Alamsyah; A Liswahyuni; Andi Panca Wahyuni; Nurul Eka Wijayanti Risa; Uspar Uspar; Armita Peramtasari
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 01 (2026)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v6i01.526

Abstract

Ikan tongkol (Euthynnus affinis) salahsatu sumberdaya perairan yang memiliki nilai ekonomis tinggi,ikan tongkol merupakan komoditas yang memberikan kontribusi terbesar terhadap nilai ekspor perikanan Indonesia setelah udang. Salah satu komoditi unggulan perikanan laut di Kabupaten Sinjai merupakan salah satu Kabupaten penyumbang hasil tangkapan ikan tongkol mencapai 2.666,29 ton/tahun. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat merupakan upaya pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan untuk memberikan pengetahuan cara mengolah produk-produk perikanan dan penguatan daya saing dalam pembinaan pelaku UMKM. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di laksanakan pada tanggal 27 September 2025 yang berlokasi di aula kantor Desa Tongke-tongke. Kegiatan ini dihadiri oleh Dosen Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan UMSi, Aparat Desa, Masyarakat (istri nelayan dan mahasiswa.Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yang pertama survey lokasi dan diskusi dengan kepala Desa Tongke-tongke terkait petensi dan permasalahan yang ada di desa, Kedua ceramah dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat, ketiga pendampingan pengolahan stik ikan. Dalam kegiatan pengabdian ini masyarakat sangat antusias selama kegiatan berlangsung dan pemerintah desa juga memberikan dukungan kepada masyarakat untuk melaksanakan baik kelompok atau individu guna meningkatkan perekonomian keluarga