Satria Yudhistira
Universitas Negeri Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN LITERATUR FILOSOFI PENDIDIKAN VOKASIONAL MENURUT TEORI PROSSER (1925) BERBASIS DUNIA KERJA Satria Yudhistira; Rijal Abdullah; Hendra Hidayat
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v11i2.5616

Abstract

Pendidikan vokasional memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Di Indonesia, pengembangan pendidikan vokasional masih banyak merujuk pada teori Charles Prosser (1925) yang dikenal dengan enam belas prinsip pendidikan vokasional. Namun, dinamika dunia kerja modern menuntut adanya peninjauan kembali terhadap relevansi filosofi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis filosofi pendidikan vokasional menurut teori Prosser serta relevansinya dalam konteks pendidikan vokasional berbasis dunia kerja di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dengan analisis tematik terhadap buku, artikel jurnal nasional dan internasional, serta dokumen kebijakan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tidak seluruh prinsip Prosser dapat diterapkan secara utuh dalam sistem pendidikan vokasional Indonesia. Beberapa prinsip masih relevan, terutama yang menekankan kesesuaian kurikulum dengan kebutuhan industri dan pembelajaran berbasis pengalaman kerja, sementara prinsip lainnya memerlukan penyesuaian dengan tuntutan fleksibilitas, pembelajaran sepanjang hayat, dan perkembangan teknologi. Temuan ini menegaskan perlunya integrasi filosofi Prosser dengan pendekatan pragmatis modern agar pendidikan vokasional mampu menghasilkan lulusan yang adaptif dan berdaya saing. Kata kunci: pendidikan vokasional, filosofi pendidikan, teori Prosser, dunia kerja
REFLEKSI DIFUSI INOVASI PEMBELAJARAN PADA SEKOLAH MENENGAH DI ERA TRANSFORMASI PENDIDIKAN Satria Yudhistira; Hasan Maksum; Dony Novaliendry
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v11i2.5615

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk merefleksikan konsep difusi dan inovasi dalam pembelajaran pada sekolah menengah sebagai respon terhadap dinamika perubahan pendidikan di era transformasi global. Metode yang digunakan adalah narrative literature review dengan pendekatan reflektif terhadap hasil-hasil penelitian dan kajian teoretis yang relevan, khususnya terkait teori difusi inovasi dan implementasinya dalam praktik pendidikan. Data dikumpulkan dari berbagai sumber literatur ilmiah berupa artikel jurnal dan buku rujukan yang relevan, kemudian dianalisis melalui sintesis tematik untuk mengidentifikasi pola, tantangan, dan implikasi inovasi pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran tidak dapat dilepaskan dari proses difusi yang dipengaruhi oleh karakteristik inovasi, saluran komunikasi, sistem sosial, dan faktor waktu. Refleksi terhadap praktik di sekolah menengah menunjukkan bahwa keberhasilan inovasi pembelajaran sangat ditentukan oleh kesiapan pendidik, dukungan kelembagaan, serta kesesuaian inovasi dengan konteks peserta didik. Artikel ini menegaskan bahwa difusi inovasi pembelajaran bukan sekadar proses teknis, tetapi merupakan proses sosial yang memerlukan strategi terencana dan berkelanjutan. Temuan reflektif ini diharapkan dapat menjadi rujukan konseptual bagi pendidik dan pengambil kebijakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah menengah. Kata kunci: difusi inovasi; inovasi pembelajaran; refleksi pendidikan; sekolah menengah