Ketut Bayu Prana Citha
Universitas Primakara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Membangun Kembali Budaya Literasi Siswa di Era Digital melalui Program Silent Reading I Putu Eka Kurniawan; Aileen Aurelia; Ketut Bayu Prana Citha; I Gusti Ngurah Septa Ivan Pradnyana; I Made Cahya Nanda Rahaja; Jeri Passu; Ni Luh Putu Ning Septyarini Putri Astawa; Putu Devangga Makarabaja
SANISKALA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : FKIP Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jsk.v4i2.18458

Abstract

Rendahnya tingkat literasi siswa di era digital menjadi tantangan yang berdampak pada kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, dan kesiapan akademik siswa. Kondisi tersebut ditemukan pada siswa SMK Bali Dewata yang aktif menggunakan teknologi, namun belum memanfaatkannya secara optimal untuk kegiatan membaca produktif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan membangun kembali budaya literasi siswa melalui program Silent Reading sebagai bentuk pembiasaan membaca yang terstruktur. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan proses design thinking yang meliputi tahap empati, definisi, ideasi, prototipe, dan uji coba. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, survei, dan analisis kebutuhan siswa serta guru. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program Silent Reading selama sepuluh menit sebelum pembelajaran mampu meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya literasi serta menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif. Program ini diperkuat melalui sesi review bacaan, pemberian apresiasi, perekrutan volunteer siswa, dan donasi buku sebagai dukungan ekosistem literasi sekolah. Program ini menunjukkan bahwa pembiasaan membaca yang dilakukan secara kolaboratif dan berkelanjutan dapat menjadi strategi efektif dalam membangun budaya literasi di lingkungan sekolah berbasis teknologi.