This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah Telaah
Muhammad Farhan AL-ayubi
Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Menakar Makna Literasi: Studi Fenomenologi Pengalaman Siswa SMK Islam Salakbrojo Kedungwuni Dwi Regita Rizain; Farkhatania Farkhatania; Muhammad Amir Mahmud; Muhammad Farhan AL-ayubi; Muhammad Daniel Firdaus; Rissa Shofiani
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 2: July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i2.40524

Abstract

Abstrak : Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengungkapkan makna literasi berdasarkan pengalaman siswa SMK Islam Salakbrojo Kedungwuni dalam program literasi sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi yang dilakukan dengan wawancara, observasi terhadap siswa dan guru SMK Islam Salakbrojo Kedungwuni. Data yang diperoleh kemudian dipaparkan dalam bentuk tulisan disertai dengan kesimpulan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan literasi di sekolah dilaksanakan melalui membaca selama 15 menit sebelum pembelajaran Bahasa Indonesia dengan kebebasan memilih bahan bacaan. Siswa memaknai literasi sebagai sarana pengembangan diri dan dianggap sebagai pengalaman yang menyenangkan. Kendala tang mengatasi keterbatasan koleksi buku, serta belum adanya program literasi secara rutin. Penelitian ini memberikan beberapa solusi yang bisa dilakukan oleh SMK Islam Salakbrojo Kedungwuni dalam untuk mendukung program literasi yang lebih baik lagi.   Abstrak:  Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengungkapkan makna literasi berdasarkan pengalaman siswa SMK Islam Salakbrojo Kedungwuni dalam program literasi sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi yang dilakukan melalui wawancara, observasi siswa dan guru SMK Islam Salakbrojo Kedungwuni. Data yang diperoleh kemudian disajikan dalam bentuk tulisan disertai dengan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan literasi di sekolah dilakukan melalui membaca selama 15 menit sebelum belajar Bahasa Indonesia dengan kebebasan memilih bahan bacaan. Siswa mengartikan literasi sebagai sarana pengembangan diri dan dianggap sebagai pengalaman yang menyenangkan. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan koleksi buku, serta kurangnya program literasi rutin. Penelitian ini memberikan beberapa solusi yang dapat dilakukan oleh SMK Islam Salakbrojo Kedungwuni untuk mendukung program literasi yang lebih baik.