p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ners Muda
Putri Utami
Universitas Muhammadiyah Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kombinasi Pijat Kaki dan Zikir dalam Menurunkan Tekanan Darah Pasien Hipertensi: Studi Kasus Putri Utami; Yunie Armiyati; Arief Yanto
Ners Muda Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/nm.v7i1.20971

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi tinggi yang berisiko menimbulkan komplikasi kardiovaskular. Pendekatan komplementer seperti pijat kaki dan zikir diketahui dapat memberikan efek relaksasi fisiologis dan psikospiritual dalam menurunkan tekanan darah. Novelty studi terletak pada integrasi simultan antara stimulasi fisik melalui pijat kaki dan intervensi psikoreligius zikir untuk menurunkan tekanan darah pada pengelolaan asuhan keperawatan pasien. Studi ini bertujuan menggambarkan efektivitas kombinasi pijat kaki (foot massage) dan zikir dalam menurunkan tekanan darah pasien hipertensi. Desain studi kasus ini adalah desain deskriptif multi case study dengan pendekatan proses keperawatan pada tiga pasien hipertensi. Pengumpulan data dilakukan melalui pengkajian keperawatan, observasi tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi, serta dokumentasi menggunakan lembar observasi. Intervensi kombinasi pijat kaki dan zikir diberikan selama tiga hari berturut-turut dengan durasi ±20–30 menit per sesi pada sore hari. Hasil studi kasus menunjukkan adanya penurunan tekanan darah pada ketiga subjek. Tekanan darah sistolik turun rata-rata sebesar  15-20 mmHg dan diastolik sebesar 5-10 mmHg, disertai penurunan keluhan sakit kepala dan peningkatan relaksasi. Kombinasi pijat kaki dan zikir efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kenyamanan pasien hipertensi.
Penerapan Terapi Murottal Al-Qur’an dan Relaksasi Nafas Dalam dengan Dzikir pada Mahasiswa dengan Gejala Gastroesophageal Reflux Disease (GERD): Studi Kasus Putri Utami; Yunie Armiyati; Prima Trisna Aji; Noviana Permatasari; Putri EM Bintang
Ners Muda Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/nm.v7i1.20891

Abstract

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan gangguan pada saluran pencernaan yang sering dialami oleh mahasiswa akibat pola makan yang tidak teratur, stres akademik, serta gaya hidup yang kurang sehat. Pendekatan terapi komplementer berbasis spiritual seperti murottal Al-Qur’an dan dzikir berpotensi membantu menurunkan gejala GERD melalui efek relaksasi fisiologis dan psikologis. Laporan ini menggunakan desain case report dengan pendekatan single case study yang bertujuan menggambarkan penerapan terapi murottal Al-Qur’an yang dikombinasikan dengan relaksasi nafas dalam dan dzikir pada mahasiswa pondok pesantren Universitas Muhammadiyah Semarang yang mengalami gejala Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) berupa nyeri ulu hati, sensasi terbakar pada dada (heartburn), serta regurgitasi asam lambung. Intervensi dilakukan selama lima hari berturut-turut dengan durasi sekitar 15 menit setiap sesi. Evaluasi dilakukan dengan mengukur perubahan intensitas nyeri epigastrium menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) serta observasi terhadap gejala refluks yang dirasakan pasien. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri epigastrium dari skala 6 menjadi skala 2 berdasarkan Numeric Rating Scale setelah lima hari intervensi. Selain itu, sensasi heartburn dan regurgitasi asam lambung juga mengalami penurunan secara bertahap selama periode intervensi. Penerapan terapi murottal Al-Qur’an yang dikombinasikan dengan relaksasi nafas dalam dan dzikir berpotensi menjadi intervensi keperawatan komplementer yang membantu menurunkan gejala GERD serta meningkatkan kenyamanan pasien. Pendekatan relaksasi berbasis spiritual ini dapat digunakan sebagai bagian dari asuhan keperawatan holistik pada pasien dengan gangguan gastrointestinal.