p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Meningkatkan Keterampilan Berbahasa Siswa melalui Pidato Berbasis Bahasa Baku Fiersa Yulianti; Erina Prasepty
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25044

Abstract

Penguasaan bahasa baku dalam menyampaikan pidato menjadi elemen esensial bagi siswa untuk berkomunikasi efektif di ranah pendidikan, sekaligus membangun rasa percaya diri dalam menyusun dan menyampaikan ide secara terstruktur serta logis. Dengan demikian, bahasa baku turut memperkuat identitas budaya nasional. Akan tetapi, realitas menunjukkan bahwa banyak siswa masih menghadapi kendala dalam menguasai kosa kata formal dan mengendalikan rasa gugup selama latihan pidato di kelas. Penelitian ini menganalisis tantangan serta faktor-faktor penghambat tersebut, sambil mengusulkan solusi seperti peningkatan latihan rekaman mandiri, umpan balik dari rekan secara berpasangan, dan strategi 5L-3T guna meningkatkan kemampuan berpidato siswa melalui penggunaan bahasa baku.
Pengaruh Media Benda Konkret terhadap Pemahaman Konsep Matematika melalui Metode CRA Erina Prasepty; Luthfia Hasanah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25055

Abstract

Penelitian ini menguji seberapa efektif metode CRA, yaitu transisi bertahap dari benda nyata, representasi gambar, hingga bentuk abstrak seperti angka, untuk tingkatkan seberapa paham ilmu pengetahuan matematika ini di sekolah seperti SD.  Untuk pendekatannya menggunakan wawancara dan turun langsung ke lapangan mewawancarai siswa kelas 4 SD Cikopo, serta analisis dokumen belajar untuk menangkap proses pembelajaran dan pengalaman subjektif mereka secara detail. Temuan utama menunjukkan metode ini sangat berhasil: siswa lebih mudah memahami karena bisa menyentuh dan melihat benda konkret terlebih dahulu, suasana kelas menjadi lebih interaktif, dan motivasi belajar melonjak tinggi. Pendekatan bertahap dari konkret ke representasional lalu abstrak terbukti efektif untuk mayoritas siswa. Namun, tantangan muncul saat transisi ke gambar atau tahap abstrak (angka dan rumus), di mana sebagian siswa merasa kebingungan, serta kebutuhan pengulangan materi bagi siswa yang belajar lebih lambat. Kesimpulannya, metode CRA efektif untuk pengajaran matematika SD, tetapi memerlukan latihan rutin dan intensif pada tahap abstrak agar optimal.
Pengaruh Media Benda Konkret terhadap Pemahaman Konsep Matematika melalui Metode CRA Erina Prasepty; Luthfia Hasanah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25168

Abstract

Penelitian ini menguji seberapa efektif metode CRA, yaitu transisi bertahap dari benda nyata, representasi gambar, hingga bentuk abstrak seperti angka, untuk tingkatkan seberapa paham ilmu pengetahuan matematika ini di sekolah seperti SD.  Untuk pendekatannya menggunakan wawancara dan turun langsung ke lapangan mewawancarai siswa kelas 4 SD Cikopo, serta analisis dokumen belajar untuk menangkap proses pembelajaran dan pengalaman subjektif mereka secara detail. Temuan utama menunjukkan metode ini sangat berhasil: siswa lebih mudah memahami karena bisa menyentuh dan melihat benda konkret terlebih dahulu, suasana kelas menjadi lebih interaktif, dan motivasi belajar melonjak tinggi. Pendekatan bertahap dari konkret ke representasional lalu abstrak terbukti efektif untuk mayoritas siswa. Namun, tantangan muncul saat transisi ke gambar atau tahap abstrak (angka dan rumus), di mana sebagian siswa merasa kebingungan, serta kebutuhan pengulangan materi bagi siswa yang belajar lebih lambat. Kesimpulannya, metode CRA efektif untuk pengajaran matematika SD, tetapi memerlukan latihan rutin dan intensif pada tahap abstrak agar optimal.