Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pengembangan Destinasi Wisata Unggulan untuk Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Dompu Ryan Febrianto; Mahmud Mahmud; Hermansyah Hermansyah
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 17 No. 03 (2026): June: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan destinasi wisata unggulan dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata di Kabupaten Dompu. Meskipun volume kunjungan wisatawan di destinasi utama seperti Pantai Lakey dan Gunung Tambora tinggi, kontribusinya terhadap PAD belum optimal akibat kelemahan manajerial dan sistem retribusi manual. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan alat analisis Matriks IFAS dan EFAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pariwisata Kabupaten Dompu berada pada Kuadran II (Strategi Diversifikasi) dengan skor internal (IFAS) sebesar 2,45 dan eksternal (EFAS) sebesar 2,90. Hal ini mengindikasikan bahwa besarnya peluang eksternal masih tertahan oleh kelemahan internal birokrasi dan rendahnya kapasitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, direkomendasikan agar pemerintah daerah menerapkan reformasi tata kelola internal melalui digitalisasi sistem pemungutan (e-ticketing) dan mendiversifikasi sumber pendapatan dari sektor turunan guna menekan kebocoran fiskal secara berkelanjutan.
Evaluasi Efektivitas SOP Administrasi dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Dinas Pertanian Dompu Nur Intan; Ega Saiful Subhan; Hermansyah Hermansyah
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 17 No. 03 (2026): June: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan administrasi publik di Dinas Pertanian Kabupaten Dompu seringkali dikeluhkan lambat meski SOP telah tersedia, menunjukkan adanya kesenjangan antara ekspektasi masyarakat dan realitas layanan. Penelitian bertujuan mengevaluasi efektivitas implementasi SOP administrasi dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan model interaktif. Hasil menunjukkan implementasi SOP belum efektif dan cenderung terjebak pada rigiditas prosedural yang memicu hambatan birokratis. Evaluasi menggunakan dimensi SERVQUAL menemukan kelemahan utama pada aspek ketanggapan dan empati aparatur, memunculkan "Fenomena Administratif bertentangan dengan pelayanan publik" di mana kekakuan aturan berbenturan dengan urgensi kebutuhan petani. Kesimpulannya, efektivitas SOP tidak cukup hanya dengan kepatuhan administratif, melainkan membutuhkan ruang diskresi berbasis empati. Oleh karenanya, disarankan kepada pemangku kebijakan untuk merekonstruksi tahapan SOP agar lebih adaptif dan memberikan kewenangan terukur bagi aparatur di garis depan guna mewujudkan pelayanan publik yang prima.