Kawasan ekowisata Bukit Lawang di Kabupaten Langkat menghadapi tantangan berupa penurunan mutu lingkungan publik akibat rendahnya kepedulian sebagian masyarakat lokal dan wisatawan dalam mengelola sampah kemasan plastik. Kondisi tersebut berpotensi mengancam kelestarian habitat satwa liar sehingga diperlukan upaya penanaman nilai karakter peduli lingkungan secara persuasif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menginternalisasi nilai karakter sadar lingkungan pada masyarakat dan wisatawan melalui gerakan kampanye sosial. Kegiatan menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest dan melibatkan 48 orang peserta yang terdiri atas masyarakat setempat dan wisatawan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui kampanye simpatik tatap muka dengan memanfaatkan media peraga berupa paket poster edukasi lingkungan dan papan pajangan interaktif yang dikembangkan oleh mahasiswa. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sikap afektif berbasis skala Likert sebelum dan sesudah kampanye, lembar observasi perilaku, serta wawancara reflektif. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis secara deskriptif melalui hasil observasi dan wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kepedulian peserta yang sangat signifikan dengan rata-rata capaian perilaku sebesar 80,5%. Peningkatan tertinggi terjadi pada indikator pengurangan penggunaan plastik sekali pakai sebesar 114,2% dan indikator kesadaran menjaga kebersihan ruang publik sebesar 75,0%. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kampanye simpatik berbasis media visual dwibahasa efektif meningkatkan kepedulian lingkungan, memperkuat komunikasi dengan wisatawan mancanegara, serta mendorong terbentuknya kebiasaan kolektif yang mendukung keberlanjutan ekowisata di Bukit Lawang. Kata Kunci : Ekowisata; Bukit Lawang; media poster edukatif