Maria Putri Febriana Wattu
Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Cerita Rakyat Moi Dalam Penguatan Karakter Literasi Pancasila Siswa Sekolah Dasar Maria Putri Febriana Wattu; Ihsan Ihsan; Roni Andri Pramita
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 9 (2025): Volume 5 Nomor 9 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v5i9.4384

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai moral yang terkandung dalam cerita rakyat suku Moi yang berhubungan dengan tradisi Egek serta relevansinya untuk penguatan literasi Pancasila pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain analisis naratif. Sumber data penelitian berupa tiga cerita rakyat suku Moi yang berkaitan dengan tradisi Egek dan diperoleh melalui dokumentasi naskah cerita serta sumber budaya lokal yang dipilih secara purposif berdasarkan keterkaitannya dengan nilai-nilai moral dan budaya masyarakat Moi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis naratif melalui tahap identifikasi tema, penafsiran makna, dan kategorisasi nilai moral yang terkandung dalam cerita. Penelitian ini mengungkapkan bahwa cerita rakyat Moi mengandung nilai-nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, dan gotong royong. Hasil analisis menunjukkan bahwa konflik dan konsekuensi tindakan tokoh dalam cerita menjadikan cerita tersebut sebagai media refleksi moral yang relevan bagi siswa sekolah dasar. Dalam penelitian ini, literasi Pancasila dianalisis melalui indikator pemahaman nilai kemanusiaan, tanggung jawab, gotong royong, dan pengambilan keputusan moral yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila. Temuan penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat suku Moi memiliki potensi sebagai sumber belajar berbasis kearifan lokal yang dapat mendukung penguatan literasi Pancasila dan pendidikan karakter dalam konteks Kurikulum Merdeka. Penelitian ini juga memberikan kontribusi terhadap pelestarian budaya lokal melalui pemanfaatan cerita rakyat sebagai sumber pembelajaran yang kontekstual dan bermakna.