Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Skemata pada Slogan Produk Kecantikan di Media Sosial Annisya Rahmatika Mutiara; Muslimin; Sitti Rachmi Masie
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Bentuk-bentuk skemata kognitif yang terdapat pada slogan produk kecantikan Wardah, Emina, dan Make Over, dan (2) Bentuk-bentuk skemata membaca yang terdapat pada slogan produk kecantikan Wardah, Emina, dan Make Over, dan (3) Makna yang terdapat pada slogan produk kecantikan Wardah, Emina, dan Make Over tersebut. Penelitian ini menggunakan teori skemata kognitif Jean Piaget dan teori skemata membaca Carrell & Eisterhold. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan melakukan riset dan membaca jurnal maupun situs laman dan sosial media resmi yang memuat data penelitian, mengidentifikasi data, serta mencatat data serta mengklasifikasi data slogan berdasarkan bentuk atau jenisnya. Teknik analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi data, mengklasifikasikan data yang telah dicatat, menganalisis data berdasarkan teori Skemata, dan menarik kesimpulan dari hasil analisis yang telah dilakukan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa slogan produk kecantikan Wardah, Emina, dan Make Over membangun skemata kognitif yang berbeda sesuai dengan karakter merek dan segmentasi konsumennya. Dari sisi skemata membaca, slogan ketiga merek mengaktifkan skemata konten, skemata formal, dan skemata linguistik secara bersamaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan makna slogan pada produk kecantikan Wardah, Emina, dan Make Over menggambarkan cara masing-masing merek membangun citra kecantikan sesuai dengan target konsumennya. Dengan demikian, slogan tidak hanya berfungsi sebagai identitas merek, tetapi juga sebagai strategi komunikasi dalam membentuk persepsi konsumen tentang konsep kecantikan yang ditawarkan.
Gangguan Kecemasan Tokoh Segara Alam dalam Novel Namaku Alam: Kajian Psikologi Sastra dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Masni Hasan; Muslimin; Ayu Hidayanti Ali
KLITIKA Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 2 (2025): Klitika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/klitika.v7i2.7481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk gangguan kecemasan berupa Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) yang dialami tokoh Segara Alam dalam novel Namaku Alam karya Leila S. Chudori berdasarkan kajian psikologi sastra. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Data penelitian berupa kutipan narasi dan dialog yang menunjukkan gejala gangguan kecemasan pada tokoh utama. Sumber data diperoleh dari novel Namaku Alam sebagai data primer. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dengan cara membaca secara intensif, mencatat, dan mengklasifikasikan data sesuai fokus penelitian. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Analisis data mengacu pada teori Post-Traumatic Stress Disorder yang dikemukakan oleh Gerald C. Davison dkk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Segara Alam mengalami gangguan kecemasan berupa PTSD yang ditandai oleh tiga gejala utama, yaitu gejala penghindaran, gejala gairah, dan gejala mengalami kembali. Pada gejala penghindaran ditemukan tiga bentuk gangguan, gejala gairah ditunjukkan dalam dua bentuk, sedangkan gejala mengalami kembali juga ditemukan dalam dua bentuk. Gejala-gejala tersebut menggambarkan dampak trauma masa lalu terhadap kondisi psikologis tokoh utama. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa gangguan kecemasan PTSD memengaruhi sikap, emosi, dan perilaku tokoh Segara Alam secara signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian psikologi sastra serta dimanfaatkan sebagai referensi pembelajaran analisis novel dalam pendidikan Bahasa Indonesia.