Satriyo
Politeknik Negeri Pontianak

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI WIRELESS SENSOR NETWORK PADA PENDETEKSI TANAH LONGSOR BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) DAN LORA Satriyo; Adriel Haddad; Ramli; Sy. Agus Salim
Jurnal Informatika dan Rekayasa Elektronik Vol. 8 No. 1 (2025): JIRE APRIL 2025
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/jire.v8i1.1543

Abstract

Tanah longsor merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia, terutama di daerah pegunungan dan perbukitan. Penelitian ini mengembangkan alat pendeteksi tanah longsor berbasis Internet of Things (IoT) dengan sistem peringatan dini melalui notifikasi Telegram. Sistem ini menggunakan sensor MPU6050 untuk mendeteksi kemiringan tanah, sensor kelembaban tanah untuk mengukur kadar air, serta modul GPS untuk menentukan lokasi alat. Data sensor dikirimkan ke server Adafruit IO melalui komunikasi LoRa untuk dipantau secara real-time. Jika kemiringan tanah melebihi 27° dan kelembaban mencapai 54%, Sistem akan mengaktifkan buzzer peringatan dan mengirimkan notifikasi ke pengguna melalui Telegram. Masing – masing node diletakan pada titik lokasi yang berbeda pada area tanah yang berpotensi Longsor. Data sensor dari 3 buah node dikirimkan ke gateway, kemudian ditampilkan dalam dalam satu platform IoT secara real time. Data pengujian sensor menujukan sensor Gyroscope  mempunyai error 1,94 %, sensor kelembaban tanah memiliki error  1,98% dan sensor GPS memiliki error 0,22%. Pengujian menunjukkan sistem mampu mendeteksi perubahan kondisi tanah dengan akurasi tinggi. Dengan adanya sistem ini, peringatan dini dapat diberikan dengan cepat dan akurat, sehingga dapat membantu mitigasi bencana tanah longsor.
OPTIMASI KIPAS EXHAUST BERBASIS FUZZY MAMDANI UNTUK EFISIENSI ENERGI PADA RUANG SOLDERING Hery Wibowo; Satriyo; Mariana Syamsudin; Medi Yuwono Tharam; Hasan
Jurnal Informatika dan Rekayasa Elektronik Vol. 9 No. 1 (2026): JIRE April 2026
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/jire.v9i1.2000

Abstract

Kipas exhaust konvensional yang beroperasi konstan pada daya maksimal menyebabkan pemborosan energi listrik, terutama pada ruang praktikum dengan pola penggunaan intermiten. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem kontrol otomatis berbasis fuzzy Mamdani untuk mengoptimalkan kecepatan kipas exhaust berdasarkan kualitas udara real-time pada ruang soldering. Kontribusi utama penelitian ini meliputi, Implementasi tiga sensor terintegrasi (MQ-9, GP2Y1010AU0F, DHT22) dengan 27 aturan fuzzy berbasis fungsi keanggotaan trapesium untuk kontrol kecepatan adaptif menggunakan Mikrokontroler Arduino Mega 2560 R3 serta kontrol beban menggunakan Dimmer AC. Validasi metode defuzzifikasi centroid yang menghasilkan akurasi tinggi dengan error rata-rata 0,9% antara output program dan perhitungan manual. Bukti kuantitatif efisiensi energi melalui perbandingan konsumsi daya standby (0,037 Watt) dengan operasional penuh (82,9 Watt), menghasilkan penghematan energi 60-65% dibandingkan sistem konvensional yang beroperasi konstan pada 86,1 Watt tanpa mempertimbangkan lingkungan sekitar. Pengujian dilakukan berulang pada dua box sensor pada 2 meja praktikum di ruang soldering aktif Laboratorium Elektronika Politeknik Negeri Pontianak. Hasil menunjukkan sistem mampu merespons perubahan kualitas udara dalam rentang asap 9-16 PPM, debu 115-138 µg/m³, dan suhu 28-29°C sesuai standar Menkes RI No. 1077/2011. Inti  penelitian terletak pada implementasi kontrol kipas dengan sistem fuzzy Mamdani skala nyata di lingkungan kampus, sehingga penerapan ini bermanfaat bagi pengguna ruangan dalam mengatasi masalah kesehatan. Temuan ini memberikan contoh untuk adopsi sistem kontrol cerdas di laboratorium pendidikan sebagai upaya efisiensi energi dan pemenuhan standar K3.