fathur rabbany
UIN Antasari

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MODEL BANATHY DALAM PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: Model Banathy, Desain Pembelajaran, Pendidikan Agama Islam, Pendekatan Sistem. fathur rabbany; Syaiful Bahri Djamarah; Hilmi Mizani
AL-ULUM | JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol. 4 No. 01 (2026): AL-ULUM | JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN
Publisher : IAI DARUL ULUM KANDANGAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63216/alulum.v4i01.609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan model desain pembelajaran Bela H. Banathy dalam pengembangan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), yang mencakup konsep dasar, tahapan, implementasi, serta kelebihan dan keterbatasannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi terhadap literatur relevan, sedangkan analisis data menerapkan teknik analisis isi yang meliputi reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis literatur menunjukkan bahwa model Banathy memiliki karakteristik sistematis, berorientasi tujuan, fleksibel, serta menerapkan evaluasi berkelanjutan dengan menempatkan peserta didik sebagai pusat sistem pembelajaran. Penerapannya dalam PAI diwujudkan melalui tahapan merumuskan tujuan spesifik, mengembangkan tes, menganalisis kegiatan belajar, mendesain sistem instruksional, serta melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran. Literatur yang dianalisis menunjukkan bahwa model ini berpotensi meningkatkan efektivitas pembelajaran PAI dan mentransformasi pembelajaran PAI konvensional menjadi lebih terstruktur dan berorientasi pada pembentukan karakter Islami serta nilai spiritual siswa, meski menuntut waktu perencanaan relatif panjang dan kompetensi pedagogik guru yang tinggi. Simpulannya, model Banathy sangat relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAI secara holistik di era modern, asalkan guru mampu memadukan kerangka sistem terstruktur dengan pendekatan pembelajaran yang adaptif, kontekstual, dan komunikatif di kelas