p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Komprehenshif
Oky Ferdinand Gafari
Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sikap Bahasa Mahasiswa Terhadap Penggunaan Istilah Bahasa Asing Dalam Kampanye Kampus Hijau (Green Campus) Yessa Ronauli Pardosi; Tasya Aulia Rusdi; Almarisa Berutu; Sukma Pebri Sianturi; Oky Ferdinand Gafari
Komprehensif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap bahasa mahasiswa terhadap penggunaan istilah bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, dalam kampanye Kampus Hijau (Green Campus) di perguruan tinggi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan instrumen kuesioner yang disebarkan kepada 36 responden mahasiswa program studi Sastra Indonesia. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan persentase jawaban responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (lebih dari 70%) memiliki sikap positif terhadap penggunaan istilah berbahasa Inggris seperti green campus, eco-friendly, zero waste, dan sustainability dalam kampanye lingkungan kampus. Sikap positif ini dipengaruhi oleh faktor globalisasi, paparan bahasa Inggris dalam lingkungan akademik, serta anggapan bahwa istilah asing lebih modern dan informatif. Namun demikian, sebagian responden juga menghendaki penggunaan bahasa bilingual agar pesan kampanye lebih inklusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi bilingual merupakan pendekatan yang paling efektif dalam menyampaikan kampanye Green Campus tanpa mengesampingkan peran bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional.
Ekolinguistik Historis: Pergeseran Leksikon Agraris/Maritim di Pinggiran Kota (Urban Fringe) di Titi Penyebrangan Belawan Citra Rotama Sihombing; Ika Ramadhani; Putri Cristina Pardede; Rut Putriana Manik; Reva Novalina Hutauruk; Oky Ferdinand Gafari
Komprehensif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena pergeseran dan kepunahan leksikon ekologi maritim-nelayan di kawasan Titi Penyeberangan Belawan, Jalan Deli, Medan Utara, Sumatera Utara sebagai akibat dari alih fungsi lahan dan transformasi sosial-ekonomi kawasan pesisir perkotaan. Dengan menggunakan kerangka ekolinguistik historis, penelitian ini membandingkan tingkat pemahaman leksikon maritim antara dua kelompok informan: warga asli lanjut usia yang memiliki latar belakang sebagai nelayan atau keluarga nelayan, dan mahasiswa pendatang yang tinggal di kawasan tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh informan (lima warga asli dan lima mahasiswa pendatang) serta uji pemahaman kosakata yang mencakup sepuluh ranah leksikon maritim-nelayan lokal. Hasil penelitian menunjukkan terdapat kesenjangan pemahaman yang signifikan antara kedua kelompok: warga asli memiliki penguasaan aktif dan kontekstual terhadap leksikon maritim, sementara mahasiswa pendatang hanya mengenali istilah-istilah umum yang diperoleh melalui pendidikan formal. Istilah-istilah teknis seperti 'air mati', 'arus bawah', 'ambai', 'bubu', serta toponimi lokal seperti 'Lubuk Dalam' dan 'Tanjung Berlumpur' berada pada tingkat kepunahan yang mengkhawatirkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa alih fungsi kawasan dermaga nelayan menjadi terminal transportasi dan kawasan wisata telah secara langsung memutus transmisi intergenerasi leksikon ekologi lokal, dan dokumentasi segera diperlukan sebelum penutur terakhirnya tidak lagi ada.